Potensi Gempa dan Tsunami Besar Selatan Jawa Ancam 584 Desa, BMKG Ajak Masyarakat Antisipasi

Heboh Gempa dan Tsunami Selatan Jawa Capai 20 Meter Ancam 584 Desa, BMKG Ajak Masyarakat Terima Kenyataan

Potensi Gempa dan Tsunami Besar Selatan Jawa Ancam 584 Desa, BMKG Ajak Masyarakat Antisipasi
Istimewa.
ILUSTRASI --- Kondisi pascatsunami Selat Sunda yang menerjang pesisir Banten dan Lampung Selatan, Sabtu (24/12/2018) malam. 

Heboh Gempa dan Tsunami Selatan Jawa Capai 20 Meter Ancam 584 Desa, BMKG Ajak Masyarakat Terima Kenyataan

TRIBUNJABAR.ID  -  Jagat maya heboh isu potensi gempa dan tsunami di selatan Jawa.

Kabar ini viral di media sosial dan terus bergulir karena potensi gempa dan tsunami selatan Jawa sangat besar.

Dikabarkan, gempa besar itu mencapai magnitudo 8,8 dan tsunami di Yogyakarta bakal setinggi 20 meter.

Kabar yang gempa dan tsunami di selatan Jawa ini pun meresahkan masyarakat.
Banyak yang bertanya kebenaran kabar tersebut.
Memang rekam jejak gempa dan tsunami di selatan Jawa sudah pernah terjadi. Di Jawa Barat misalnya, pernah terjadi gempa besar dan tsunami di Pangandaran.
Gempa besar juga pernah terjadi di Yogayakarta.
 
Berita gempa dan tsunami di selatan Jawa setinggi 20 meter ini pun menuntut Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Daryono untuk menjernihkan permasalahan.

"Jawaban saya adalah bahwa kita harus jujur mengakui dan menerima kenyataan bahwa wilayah kita memang rawan gempa dan tsunami," ungkapnya melalui pesan singkat, Sabtu (20/07/2019).

"Khususnya wilayah selatan Jawa, keberadaan zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia merupakan generator gempa kuat sehingga wajar jika wilayah selatan Jawa merupakan kawasan rawan gempa dan tsunami," tegasnya.

VIDEO Ekpedisi Destana Tsunami Sudah Dimulai, 584 Titik Rawan Tsunami Di Pulau Jawa

Untuk diketahui, wilayah Samudra Hindia selatan Jawa memang sudah sering kali terjadi gempa besar dengan kekuatan di atas M 7,0. Daryono juga mencatat sejarah daftar gempa besar seperti gempa Samudra Hindia.

Dalam catatan BMKG, gempa besar di Selatan Jawa pernah terjadi tahun 1863,1867, 1871, 1896, 1903, 1923, 1937, 1945,1958, 1962, 1967, 1979, 1980, 1981, 1994, dan 2006.

"Sementara itu tsunami Selatan Jawa juga pernah terjadi pada tahun 1840, 1859, 1921, 1994, dan 2006," ujar Daryono.

"Ini bukti bahwa informasi potensi bahaya gempa yang disampaikan para ahli adalah benar bukanlah berita bohong," tambahnya.

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved