Komitmen Majukan Ekosistem Blockchain Indonesia, Tokocrypto Jalin Empat Kerja Sama Strategis Baru

Untuk menghadapi persaingan dan tantangan bisnis blockchain ke depan, Tokocrypto melakukan empat kerja sama strategis baru

Komitmen Majukan Ekosistem Blockchain Indonesia, Tokocrypto Jalin Empat Kerja Sama Strategis Baru
Istimewa
Ilustrasi: Tokocrypto 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Untuk menghadapi persaingan dan tantangan bisnis blockchain ke depan, Tokocrypto melakukan empat kerja sama strategis baru.

Hal ini juga dilakukan Tokocrypto sebagai komitmen untuk memajukan ekosistem blockchain di Indonesia.

Ini ditunjukkan dengan adanya jalinan kerjasama strategis Tokocrypto dengan empat rekanan yaitu Tomochain dan TTC yang dilakukan pada April dan Mei, serta yang terbaru dengan QuarkChain dan Merkle Science.

Menurut Head of Marketing PT Crypto Indonesia Berkat, Adytia Raflein, QuarkChain merupakan proyek blockchain protokol yang diluncurkan pertamakali pada April lalu. Proyek yang diakui oleh IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) ini berhasil menghadirkan kecepatan transaksi tinggi yang dianggap sejajar dengan kecepatan jaringan VISA.

"Tokocrypto dan QuarkChain sepakat untuk menjalin kerjasama dengan tujuan untuk percepatan adaptasi teknologi blockchain secara global, di mana Tokocrypto akan fokus dalam pengembangannya di Indonesia," kata Adytia Raflein di Bandung, Kamis (4/7/2019).

Tokocrypto Catat Volume Transaksi Rp 4 Miliar per Hari, Anggota Terdaftar di Platform Capai 20.000

Selain itu, Tokocrypto juga menjalin kerja sama dengan Merkle Science, sebuah perusahaan startup teknologi berbasis di Singapura yang menyediakan solusi pemantauan resiko untuk menditeksi dan mencegah penggunaan aset digital secara ilegal.

Markle Science bertujuan untuk mempromosikan ekosistem blockchain dengan memungkinkan para pemangku kepentingan di ekosistem ini untuk mendeteksi dan mencegah aktivitas kriminal dan kejahatan finansial.

"Dengan kerjasama ini Tokocrypto berharap dapat meningkatkan menejemen risiko aset digital, khususnya aset kripto, di Indonesia," katanya. (*)

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved