Rabu, 20 Mei 2026

Serba Serbi Tribun

VIDEO-Aksi Burung Merpati Seharga 1 Miliar Milik Warga Bandung Aristyo Setiawan

MILIUNER. Seorang warga Bandung bernama Aristyo Setiawan (32) mendadak jadi miliuner lantaran burung merpati yang diberi nama...

Tayang:
Penulis: Syarif Pulloh Anwari | Editor: Dicky Fadiar Djuhud

Jeje Jadi Miliuner Gara-gara Kereta Cepat

Jeje (59), warga Kampung Jajaway, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, menjadi salah satu kepala keluarga (KK) terdampak

proyek pembangunan trase dan stasiun kereta cepat Jakarta-Bandung.

Sebelum lahan tersebut dibebaskan, ia memiliki bidang tanah seluas 140 tumbak atau seluas 1.490 meter persegi.

Di atas lahan tersebut, ada dua bangunan rumah yang ditempati seluruh anggota keluarga, lahan persawahan, hingga kebun pepohonan keras. Dari

seluruhnya ia mendapat uang ganti rugi (UGR) sebesar Rp 1,2 miliar.

Jeje mengatakan, awalnya ia sempat menolak menjual lahannya tersebut untuk pembangunan proyek kereta cepat, lantaran yang dahulu bernama

Kampung Babakan Sentral ini adalah daerah di mana ia dilahirkan.

"Saya lahir sampai sekarang di tanah ini, banyak kenangan bersama orang tua dan anak," kata Jeje di Kampung Jajaway, Kecamatan Cileunyi, Jumat

(5/4/2019).

Namun, setelah berunding dengan seluruh anggota keluarga lainnya, ia pun sepakat untuk seluruh bidang miliknya dengan harga jual standar.

Jeje mengatakan, uang tersebut ia pergunakan untuk membeli beberapa meter persegi sawah serta membeli rumah di Perumahan Griya Utama Rancaekek,

Desa Rancaekek Wetan, Kecamatan Rancaekek.

"Daripada keganggu gara-gara kereta cepat, lebih baik pindah saja," katanya.

Bangunan rumah di Kampung Jajaway, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, kini sebagian bangunannya telah rata dengan tanah,

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved