Kajian
Manfaat Membiasakan Membaca Ta'awudz atau Isti'adah, Dapat Perlindungan Allah SWT dan Hati Tenang
Manfaat, keutamaan, dan keistimewaan membaca kalimat taawudz atau istiadah, mendapat perlindungan dari Allah SWT dan hati menjadi tenang.
Penulis: Kisdiantoro | Editor: Kisdiantoro
Dikutip dari laman almanhaj.or.id, Imam Nawawi rahimahullah berkata: “Sepantasnya pembaca al-Qur’ân selalu membaca bismillahir rahmanir rahim pada awal setiap surat kecuali surat Bara’ah (at-Taubah), karena mayoritas Ulama berpendapat bahwa basmalah itu merupakan satu ayat”.
Namun jika tidak dari awal surat, maka cukup ta’awwudz saja.
• Doa saat Hujan yang Dianjurkan Rasulullah, Agar Hujan Tak Berubah Jadi Longsor dan Banjir
Di dalam ceramah atau khutbah, ta’awudz cukup sekali pada pembacaan ayat yang pertama. Karena ketika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca ayat-ayat al-Quran di khutbah-khutbahnya, beliau langsung membaca ayatnya, tanpa ta’awudz dan basmalah. Contohnya adalah hadits sebagai berikut:
عَنْ صَفْوَانَ بْنِ يَعْلَى عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ عَلَى الْمِنْبَرِ وَنَادَوْا يَا مَالِكُ لِيَقْضِ عَلَيْنَا رَبُّكَ
Dari Shafwan bin Ya’la, dari bapaknya, dia berkata:
“Aku mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca (ayat) di atas mimbar: “Mereka berseru: “Hai Malik, biarlah rabbmu membunuh kami saja”. [az-Zukhruf/43: 77]”
Dan membaca ta’awudz itu hukumnya sunnah, Imam Nawawi t berkata: “Kemudian sesungguhnya ta’awudz itu hukumnya mustahab (disukai), tidak wajib, dan itu mustahab untuk setiap pembaca al-Quran, baik di dalam shalat atau diluarnya”.