Awal Mula Roy Kiyoshi Jadi Anak Indigo, Lihat Peti Mati, Bunga dan Lilin
Ternyata benar, kakek Roy Kiyoshi yang saat itu Roy masih sekolah SMP, dinyatakan meninggal dunia.
TRIBUNJABAR.ID - "Mah, engkong kayanya bakalan meninggal deh, aku lihat ada peti mati, bunga, dan lilin," ujar seorang anak laki-laki.
"Hus, jangan ngomong sembarangan dek," tutur sang ibu.
Inilah percapakan yang ditirukan Roy Kiyoshi dalam video yang diunggah di akun Youtube-nya.
Pada video tersebut, Roy Kiyoshi mengisahkan dirinya sebagai anak indigo.
Obrolan bersama ibunya itulah, awal dari kemampuan indigonya terkuak.
Tak lama setelah ucapan spontan atas penglihatan batinnya itu, tiba-tiba kabar mengejutkan datang dari kampung halaman sang kakek.
Ternyata benar, kakek Roy Kiyoshi yang saat itu Roy masih sekolah SMP, dinyatakan meninggal dunia.
"Selang waktu 3 hari dalam kurun waktu seminggu, ada kabar dari Surabaya, dan dikabarkan engkong meninggal di kamar mandi, tidak diketahui penyebabnya, jantungnya berhenti," jelas Roy Kiyoshi.
Sejak saat itu, Roy Kiyoshi mulai sadar. Ada yang berbeda dari dirinya.
Ia tiba-tiba bisa mengetahui sesuatu lebih cepat dari orang lain.
• Mahfud MD ke Yusril Ihza mahendra: Tak Usah Ajukan Saksi Lagi, Gugatan Prabowo-Sandi Tak Terbukti
• Pemilik Pabrik Korek Api yang Terbakar dan Tewaskan 30 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka
• Siapa Prof Eddy atau Edward Omar Sharif Hiariej yang Dipertanyakan BW? Bukan Orang Sembarangan
Di masa kecilnya, Roy Kiyoshi tak hanya bisa melihat hal yang akan terjadi di depannya, ia bahkan bisa melihat makhluk astral.
Berbagai penampakan makhluk halus pun kerap ia lihat setiap hari.
Hal ini membuat Roy Kiyoshi menjadi anak penyendiri dan kerap berbicara sendiri dengan sesuatu yang tak terlihat orang banyak.
Hal ini Roy Kiyoshi dianggap anak indigo yang aneh oleh teman-temannya.
Tak hanya itu, Roy Kiyoshi bahkan kerap dikucilkan dan di-bully secara kasar.
"Pengalaman pas SMP dan masa sekolah, kurang begitu menyenangkan. Saya di-bully dan temen-teman saya menolak, saya dibilang anak iblis, anak setan, dan banyak dikucilkan anak lainya. Itu bikin saya sedih," jelas Roy Kiyoshi.
