Debat Panas Bambang Widjojanto dan Hakim di Sidang MK, 'Kalau Tidak Stop Saya Suruh Keluar'
Terjadi debat panas antara Hakim Konstitusi Arief Hidayat dengan Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo Subianto- Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto.
"Kalau Anda dari kampung seharusnya kan yang Anda ketahui yang di kampung itu bukan situasi nasional," kata Arief.
• Rangkuman Sidang Ketiga Sengketa Pilpres 2019, Ponakan Mahfud MD Jadi Saksi Prabowo dan BW Usir Pria
• Bagaimana Jalannya Tiga Sidang Sengketa Pilpres 2019 Sejauh Ini? Begini Pendapat Mahfud MD
Kemudian, Bambang Widjajanto protes. Ia masuk di tengah-tengah pembicaraan Arief dan Idham.
Ketua Tim Kuasa Hukum Kubu 02 itu mengatakan ia juga berasal dari kampung, tetapi bisa mengakses dunia.
Arief kemudian meluruskan bahwa bukan itu yang dia maksud.
Namun, Bambang Widjojanto belum mereda, ia kembali melanjutkan ucapannya.
Dalam ucapannya, Bambang menyebut Arief telah menghakimi orang kampung.
"Bapak sudah men-judgement seolah-olah orang kampung tidak tahu apa-apa itu juga tidak benar," kata Bambang Widjojanto.
Bambang meminta hakim untuk mendengarkan dulu penjelasan Idham.

Saat Bambang Widjojanto berbicara, Arief berulang kali meluruskan ucapannya, "bukan begitu".
Selain itu, Arief juga meminta Bambang untuk berhenti berbicara karena ia ingin meneruskan berdialog dengan Idham.
Namun, Bambang Widjojanto belum berhenti berbicara.
Akhirnya, suara Arief meninggi dan kembali meminta Bambang Widjojanto untuk diam.
"Saya kira saya sudah cukup, saya akan dialog dengan dia. Pak bambang sudah stop."
Kemudian, Arief mengatakan akan mengeluarkan Bambang bila ia tak kunjung diam.
"Pak bambang stop, kalau tidak stop saya suruh keluar," katanya.