Polisi Bantu Ibu Hamil yang Terjebak Macet: Saya Sempat Deg-degan, Keluarga Pasien Panik
Brigadir Rian Wiana anggota Lantas Polsek Ciwidey yang mengawal ibu hamil di tengah kondisi macet dan hujan deras mengaku sempat deg-degan.
Penulis: Mumu Mujahidin | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Karena keluarga pasien meminta langsung meminta bantuan kepadanya, Rian langsung bertindak cepat demi keselamatan pasien.
Ibu hamil tersebut bernama Yuni Saputri (18) asal Tanah Abang Jakarta Pusat. Malam itu Yuni dan keluarganya hendak melakukan perjalanan pulang dari Kawah Putih menuju Jakarta, setelah liburan.
Di tengah perjalanan dirinya merasa mulas-mulas karena kehamilannya sudah memasuki 9 bulan.
"Jadi pengawalan menggunakan sepeda motor dan keluarga pasien berada di mobil di belakang saya. Saat itu kondisi lalin padat dan hujan deras jadi saya basah-basahan karena darurat tidak sempat menggunakan jas hujan," katanya.
• Ini Puncak Arus Balik Keberangkatan di Terminal Leuwipanjang
Di tengah kondisi darurat tersebut Brigadir Rian juga berkoordinasi dengan anggota polisi lainnya yang tengah bertugas pengaturan lalulintas di Ciwidey dan Pasirjambu untuk dibukakan jalan (jalur). Agar proses pengawalan berjalan tanpa hambatan kendaraan.
Pasalnya saat itu di jalur Ciwidey menuju Soreang kondisi arus lalulintas tengah padat, karena banyak wisatawan yang hendak kembali pulang ke rumahnya masing-masing setelah selesai berlibur.
"Alhamdulillah perjalanan hanya 15 menit dari atas ke bawah, saya berangkat 21.45 tiba di puskesmas sekitar pukul 22.00, berkat koordinasi. Saat tiba pasien langsung dibawa untuk diberikan tindakan medis," ujar anggota polisi yang berusia 32 tahun ini.
Berkat kesigapannya dalam bertindak Brigadir Rian bersyukur pasien dapat selamat dan cepat mendapat tindakan medis di Puskesmas Pasirjambu.
Menurutnya, kondisi terakhir hingga tadi malam pihak keluarga masih menunggu proses persalinan bahkan pasien sudah mengalami pembukaan ketiga.