Bom Bunuh Diri Sukoharjo
Pelaku Bom Bunuh Diri Sukoharjo Anggap Musik Haram dan Gemar Tonton Video Perang Suriah
Satu di antara gelagat aneh itu adalah Rofik berhenti bermain musik karena menganggap bahwa musik adalah haram. Padahal awalnya ia hobi bermusik.
"Dulu sempat dicari-cari tidak tahu keberadaannya di mana, namanya di kampung kan semua orang tau," tuturnya membeberkan.
Namun lanjut dia, tiba-tiba sudah ketemu dan pulang ke rumah seperti sedia kala.
"Hanya saja jarang ngumpul sama teman-teman seumurannya," katanya. (TribunSolo.com/Putradi Pamungkas)
• Pelaku Bom Bunuh Diri Pos Polisi Tugu Kartasura Luka Parah dan Dirujuk ke RS Moewardi Surakarta
Bom bunuh diri di depan pos polisi
Sebelumnya diberitakan, ledakan yang diduga bom bunuh diri terjadi di Pos Pengaman (Pospam) Lebaran 2019 di Tugu Kartasura milik Polres Sukoharjo, Senin (3/6/2019) pukul 23.00 WIB.
Dilansir dari TribunSolo.com, bom bunuh diri meledak di depan Pospam yang terletak di persimpangan di simpang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo
Adapun seorang pelaku tampak tergeletak di depan Pospam dengan luka parah pada bagian pinggang hingga kaki.
"Iya benar, saya saat jaga di pos," ungkap salah seorang polisi, Ary kepada TribunSolo.com.
"Kejadian baru saja, sekitar pukul 23.00 WIB," kata dia lewat pesan singkat.
Rofik Asharudin tergeletak di depan pos polisi
Seorang pria yang diidentifikasi sebagai Rofik Asharudin tergeletak di depan pos pantau lalu lintas Lebaran Polres Sukoharjo di Simpang Tiga Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (3/6/2019) malam, diduga pelaku peledakan.
Hal tersebut disampaikan Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel didampingi Pangdam IV/4 Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi saat memberikan keterangan pers di lokasi ledakan di Simpang Tiga Tugu Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (4/6/2019) dini hari.
"Satu orang menjadi korban yang diduga sebagai pelaku. Kita katakan sebagai pelaku karena bahan-bahan peledak semua menempel pada bagian tangan, pinggang, dan bagian kaki korban," kata Kapolda, seperti dilansir dari Kompas.com.
• Pelaku Bom Bunuh Diri Pos Polisi Tugu Kartasura Baru 22 Tahun, Densus 88 Antiteror Gerebek Rumah RA
Saat ini, sambung Kapolda, korban dalam kondisi kritis dan masih dalam perawatan di rumah sakit kepolisian Polda Jateng dan Polsek Kartasura.
"Sesuai dengan prosedur yang ada kami dari kepolisian sedang melakukan olah TKP untuk menentukan jenis dari pada bahan peledak. Kemudian komposisi, juga untuk mengetahui tentang profil dari pada si pelaku yang kita duga," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/densus-88-solo.jpg)