Suzuki Siagakan 45 Bengkel Saat Arus Mudik di 12 Provinsi, Layani Kendaraan Roda Empat dan Roda Dua

Suzuki siagakan 45 bengkel saat arus mudik di 12 provinsi. Layani kendaraan roda empat dan roda dua.

Suzuki Siagakan 45 Bengkel Saat Arus Mudik di 12 Provinsi, Layani Kendaraan Roda Empat dan Roda Dua
PT SIS via wartakotalive.com
PT Suzuki Indomobil Sales menghadirkan program tahunan Ketupat Mudik Ramadan yang bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik dengan menyiapkan ratusan Mobil Towing, Bengkel Siaga Mudik, dan Posko Siaga Mudik yang tersebar di pulau Sumatera, Jawa, dan Bali. Tampak jajaran manajemen PT SIS foto bersama. 

Menurut Service Representative Manager PT Nusantara Jaya Sentosa, Rennalt Yuliono, program tahunan Ketupat Mudik Ramadan ini juga memberikan keuntungan lain yang tidak kalah menarik.

Pelanggan bisa memanfaatkan layanan perbaikan Suzuki berupa pemeriksaan gratis 23 item kendaraan dengan datang langsung ke diler.

"Mulai tanggal 30 Mei 2019 hingga 9 Juni 2019, konsumen yang akan melakukan service, bengkel siaga beroperasi 24 jam. Untuk di Bandung, bengkel siaga yang beroperasi adalah Nusantara Jaya Sentosa (NJS) Leuwi Panjang Bandung dan NJS Rancaekek Kabupaten Bandung," kata Rennalt ditemui di dalam sesi Talkshow Ruang Kita Ngobrol Otomotif (ANGKOT) Bersama Forum Wartawan Otomotif (Forwot) dan Suzuki di Auto Radio Bandung 88,9 FM, Rabu (29/5/2019).

Rennalt menambahkan ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika hendak mudik dengan menempuh perjalan jauh, di antaranya adalah meminta pemeriksaan kondisi kaki-kaki, sistem rem, kopling, kondisi mesin, penggantian busi, kanvas rem, wiper, filter atau saringan udara, dan bagian kelistrikan kendaraan untuk memastikan kelayakan dan keamanan kendaraan.

Semua sistem komponen itu memang penting diperiksa sehingga kondisi kendaraan layak pakai untuk mudik.

"Dengan persiapan kendaraan sejak dini, diharapkan para pemilik mobil dapat lebih menyadari akan pentingnya perhatian terhadap komponen-komponen penting yang mempunyai peranan melajunya sebuah kendaraan, terutama saat akan menempuh perjalanan yang cukup jauh," katanya.

Toni Sugiharto Koswara, Head of Regional Training Suzuki Jawa Barat PT Nusantara Jaya Sentosa, mengatakan tak hanya kendaraan saja yang dituntut prima, kondisi fisik pengemudi pun patut diperhatikan.

Jika kondisi mengantuk jangan dipaksakan, sebaiknya beristirahat sejenak.

Berdasarkan data mudik tahun lalu, kata Toni, kebanyakan mobil konsumen bermasalah pada aki, rem dan koplingnya.

"Biasanya masalah aki terjadi karena kelistrikan seperti lampu nyala terus menerus, sementara pijakan rem mobil sudah semakin dalam dan jauh dari biasanya. Itu merupakan salah satu tanda bahwa kanvas rem mobil sudah aus dan berkurang. Sedangkan kopling mulai aus ketika macet melanda dalam perjalanan mudik,” ujar Toni.

Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved