Jumat, 29 Mei 2026

Suzuki Siagakan 45 Bengkel Saat Arus Mudik di 12 Provinsi, Layani Kendaraan Roda Empat dan Roda Dua

Suzuki siagakan 45 bengkel saat arus mudik di 12 provinsi. Layani kendaraan roda empat dan roda dua.

Tayang:
Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: taufik ismail
PT SIS via wartakotalive.com
PT Suzuki Indomobil Sales menghadirkan program tahunan Ketupat Mudik Ramadan yang bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan pemudik dengan menyiapkan ratusan Mobil Towing, Bengkel Siaga Mudik, dan Posko Siaga Mudik yang tersebar di pulau Sumatera, Jawa, dan Bali. Tampak jajaran manajemen PT SIS foto bersama. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hari raya Idulfitri 1440 H yang tinggal menghitung hari membuat suasana bengkel kendaraan menjadi lebih ramai dibanding hari-hari biasa.

Konsumen yang datang tidak hanya melakukan tune up atau perawatan mesin, tapi juga memperbaiki kondisi atau rekondisi kendaraan.

Menghadapi mudik Lebaran 2019, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menyiapkan program Ketupat Mudik Ramadan 2019 dengan menghadirkan berbagai sarana pendukung untuk mempermudah konsumen menuju kampung halaman, di antaranya yaitu menyiapkan Posko Siaga Mudik (29 Mei - 4 Juni 2019) dan Bengkel Siaga Mudik (30 Mei - 6 Juni 2019).

Untuk bengkel siaga, Suzuki menyiapkan total 45 bengkel siaga di 12 provinsi, mulai dari Sumatra, Jawa, hingga Bali. Dari angka itu, 30 merupakan bengkel siaga untuk roda empat dan 15 bengkel siaga untuk sepeda motor.

Posko Siaga Mudik terletak di Rest Area KM 102 Tol Cipali; Jalan Jenderal Sudirman, Cikampek; dan Jalan Raya Denpasar – Gilimanuk, Jembrana – Bali.

Posko-posko ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti ruang tunggu, musala, ruang hiburan, makanan ringan, dan takjil untuk berbuka puasa.

Sementara posko di Jawa Barat, dapat dimanfaatkan pelanggan untuk memeriksakan kesehatan berupa pemeriksaan tensi, gula darah, dan menyediakan obat-obatan bagi yang membutuhkan.

Suzuki juga menyiapkan 162 unit armada towing car yang tersebar dari Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara Barat.

Dari jumlah tersebut, 141 unit diperuntukkan bagi kendaraan roda empat dan 21 unit lainnya disiapkan untuk kendaraan roda dua.

Kendaraan nantinya akan dibawa ke bengkel Suzuki terdekat dan konsumen bisa memanfaatkannya secara gratis.

Menurut Service Representative Manager PT Nusantara Jaya Sentosa, Rennalt Yuliono, program tahunan Ketupat Mudik Ramadan ini juga memberikan keuntungan lain yang tidak kalah menarik.

Pelanggan bisa memanfaatkan layanan perbaikan Suzuki berupa pemeriksaan gratis 23 item kendaraan dengan datang langsung ke diler.

"Mulai tanggal 30 Mei 2019 hingga 9 Juni 2019, konsumen yang akan melakukan service, bengkel siaga beroperasi 24 jam. Untuk di Bandung, bengkel siaga yang beroperasi adalah Nusantara Jaya Sentosa (NJS) Leuwi Panjang Bandung dan NJS Rancaekek Kabupaten Bandung," kata Rennalt ditemui di dalam sesi Talkshow Ruang Kita Ngobrol Otomotif (ANGKOT) Bersama Forum Wartawan Otomotif (Forwot) dan Suzuki di Auto Radio Bandung 88,9 FM, Rabu (29/5/2019).

Rennalt menambahkan ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika hendak mudik dengan menempuh perjalan jauh, di antaranya adalah meminta pemeriksaan kondisi kaki-kaki, sistem rem, kopling, kondisi mesin, penggantian busi, kanvas rem, wiper, filter atau saringan udara, dan bagian kelistrikan kendaraan untuk memastikan kelayakan dan keamanan kendaraan.

Semua sistem komponen itu memang penting diperiksa sehingga kondisi kendaraan layak pakai untuk mudik.

"Dengan persiapan kendaraan sejak dini, diharapkan para pemilik mobil dapat lebih menyadari akan pentingnya perhatian terhadap komponen-komponen penting yang mempunyai peranan melajunya sebuah kendaraan, terutama saat akan menempuh perjalanan yang cukup jauh," katanya.

Toni Sugiharto Koswara, Head of Regional Training Suzuki Jawa Barat PT Nusantara Jaya Sentosa, mengatakan tak hanya kendaraan saja yang dituntut prima, kondisi fisik pengemudi pun patut diperhatikan.

Jika kondisi mengantuk jangan dipaksakan, sebaiknya beristirahat sejenak.

Berdasarkan data mudik tahun lalu, kata Toni, kebanyakan mobil konsumen bermasalah pada aki, rem dan koplingnya.

"Biasanya masalah aki terjadi karena kelistrikan seperti lampu nyala terus menerus, sementara pijakan rem mobil sudah semakin dalam dan jauh dari biasanya. Itu merupakan salah satu tanda bahwa kanvas rem mobil sudah aus dan berkurang. Sedangkan kopling mulai aus ketika macet melanda dalam perjalanan mudik,” ujar Toni.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved