Seorang Pria Menitipkan Motor ke Warung, Keesokan Harinya Ditemukan Tewas di Pantai Sereg Cianjur

Warga di pesisir Pantai Sereg, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, digegerkan dengan ditemukannya mayat laki-laki yang tergeletak dengan posis

Seorang Pria Menitipkan Motor ke Warung, Keesokan Harinya Ditemukan Tewas di Pantai Sereg Cianjur
Istimewa
Warga di pesisir Pantai Sereg, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, digegerkan dengan ditemukannya mayat laki-laki yang tergeletak dengan posisi tengkurap, Kamis (16/5/2019) sekitar pukul 06.00 WIB. 

Kapolsek menambahkan di bagian tubuh ditemukan lecet di sebelah kiri dan kanan badan, di dahi bekas benturan benda tumpul atau gesekan dan tidak di temukan luka bekas benda tajam.

Jajaran Polsek Sindangbarang, langsung bekerja ekstra cepat untuk mengungkap jati diri korban mayat tanpa identitas yang ditemukan oleh warga di pesisir Pantai Wisata Sereg.

Keterangan Ahli Pidana Lingkungan Ringankan PT Waitex yang Didakwa Buang Limbah ke Singai Citarum

Kapolsek mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan dan penyebaran informasi melalui media dan juga pengecekan sepeda motor no pol F 4928 WP didapatlah informasi jati diri identitas korban.

"Korban bernama APEP bin IYOD umur 50 tahun alamat kampung Dampit, Desa Bojongpetir, Kecamatan Tanggeung, dari hasil pengembangan kami dapatkan Info dari masyarakat bahwa korban sebagai sales penyaluran plastik ke warung," katanya.

Setelah dikunjungi tempat kosnya, ditemukan identitas SIM atas nama Apep Pebriansyah, yang beralamat di Desa Banyusari, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka.

Dari info tersebut dicari alamat keluarga dan Polsek melakukan kordinasi dengan kepolisian Polsek Tanggeung untuk melacak identitas korban dengan mengirimkan goto korban dan identitasnya.

"Alhamdulillah akhirnya setelah kami berkordinasi dengan pihak Polsek Tanggeung bisa langsung menyambung dengan keluarga istri dan anaknya serta kerabat keluarga dari majalengka, setelah keluarganya datang dan berkumpul maka diberikanlah penjelasan dari hasil pemeriksaan dokter puskesmas," ujarnya.

Kapolsek mengatakan, sementara lecet tersebut kemungkinan diduga bekas gesekan atau kena benturan benda tumpul.

"Pihak kepolisian menyampaikan bahwa ketentuannya harus diautopsi untuk mengetahui lebih jelas penyebab kematian korban tetapi pihak keluarga keberatan untuk dilakukan autopsi dan korban," katanya.

Keluarga membuat pernyataan keberatan menolak untuk dilakukan otopsi dan memohon untuk perkara ini ditutup sampai disini, intinya keluarga korban menganggap bahwa kejadian ini adalah musibah.

24 Tunawisma, Pengemis, dan Anak Jalanan Terjaring Razia Satpol PP Kota Bandung

Politisi PDIP Laporkan Amien Rais Terlibat Dugaan Makar, PAN Minta Polisi Profesional

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved