Menengok Kampung Ramadan di Desa Bodesari, Ramai Sejak Azan Asar hingga Malam
Mereka yang didukung pemerintah setempat melaui BUMDes Bodesari, membuat sebuah Kampung Ramadan di desanya dengan konsep pedesaan yang kekinian.
Penulis: Siti Masithoh | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Berbagai cara dilakukan sejumlah pihak dalam mengisi bulan Ramadan yang penuh berkah ini.
Satu di antaranya dilakukan Remaja Islam Masjid Ussisa Al Attaqwa (Riswa) di Desa Bodesari, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Mereka yang didukung pemerintah setempat melaui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bodesari, membuat sebuah Kampung Ramadan di desanya dengan konsep pedesaan yang kekinian.
Keberadaan Kampung Ramadan yang baru saja diluncurkan pada awal Ramadan tersebut, mendapatkan respon positif dari warga sekitar dan warga desa lainnya, terlihat dari banyaknya warga yang datang.
Saat Tribun Jabar berada di lokasi, suasana hangat begitu terasa selepas kumandang azan Asar hingga azan Magrib terdengar sebagai tanda waktu untuk berbuka puasa.
• Besok, Pemkot Cirebon Gelar Sembako Murah Serentak di 22 Kelurahan se-Kota Cirebon
Tidak terlewat, alunan musik religi yang mengisi waktu hingga buka puasa pun menambah suasana di Kampung Ramadan semakin hangat.
Sekretaris Kampung Ramadan Riswa, Siti Mahiroh, menuturkan, selain diisi kegiatan buka puasa bersama, acara ini pun menyediakan berbagai kebutuhan yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat di bulan Ramadan.
"Yang berdatangan mulai dari jam 4 sore sampai jam 9 malam, warga juga bisa salat tarawih di Masjid Masjid Ussisa Al Attaqwa," kata Siti saat ditemui di Kampung Ramadan Riswa, Rabu (15/5/2019).
Tidak hanya itu, kata Siti, berbagai lomba islami untuk anak usia taman kanak-kanan pun dilakukan, guna meningkatkan potensi anak sejak dini.
"Meramaikan juga agar orang datang ke masjid," katanya.
Gelaran yang pertama kali dilakukan ini, rencananya akan kembali dilaksanakan di Ramadan berikutnya, mengingat antusias warga terhadap acara tersebut tampak sangat besar.
• PT Jasa Marga Pasang PJU di Jalur Rawan Kecelakaan Tol Palikanci Cirebon
Siti mengatakan, Kampung Ramadan tersebut terinspirasi dari gelaran di Masjid Jogokariyan, Provinsi DIY Yogyakarta, yang mana selalu dikunjungi oleh 3 ribu orang.
"Kami memberikan sedikit modifikasi, seperti adanya gubug-gubugan," katanya.
Sementara itu, seorang pengunjung, Iis (37), asal Kelurahan Pejambon, Kecamatan Sumber, mengatakan sudah dua kali mengunjungi Kampung Ramadan yang mulai ada sejak awal bulan Ramadan.
"Kalau saya sih ikutin gimana maunya anak, kebetulan mereka suka banget di bawa ke sini. Hitung-hitung agar anak puasanya tamat," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kampung-ramadan-riswa-di-desa-bodesari-kecamatan-sumber-kabupaten-cirebon-1.jpg)