Profil Singkat Said Didu, Mundur dari PNS, Namanya Melambung saat Dicopot dari Jabatan Komisaris
Mantan Sekretaris Kementrian BUMN, Said Didu dikabarkan mengundurkan diri sebagai PNS. Siapakah dia? Berikut profil lengkapnya.
Penulis: Resi Siti Jubaedah | Editor: Kisdiantoro
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Beredar secarik surat pengunduran diri Muhammad Said Didu sebagai pegawai negeri sipil (PNS).
Dalam surat itu, Said Didu mengundurkan diri dari PNS pada 13 Mei 2019, serta tertera tanda tangan dari Said Didu.
Dalam surat tersebut tertulis Said Didu mengumumkan pengunduran diri sebagai PNS di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPP Teknologi).
Said Didu juga menuliskan bahwa masih memiliki sisa waktu 8 tahun sebelum pensiun pada 2027.
Ia juga menuliskan bahwa dirinya telah mengabdi menjadi PNS selama 32 tahun, 11 bulan, 24 hari.
Said Didu juga menuliskan dalam surat tersebut alasan dirinya mengundurkan diri menjadi PNS, diantaranya :
• Said Didu Pilih Mundur dari PNS, Ada Tokoh Penting dalam Daftar Ucapan Terimaksih, Bukan Jokowi
1. Ingin menuangkan pemikiran secara obyektif untuk melakukan perubahan dan perbaikan bangsa dan negara.
2. Agar tidak melanggar aturan dalam melaksanakan aktivitas pengabdian dan pemikiran secara bebas.
3. Memperluas tempat pengabdian dalam berbagai bidang, termasuk menjadi mitra bagi pemerintah, lembaga dan masyarakat.
4. Sebagai pertanggungjawaban moral bagi keluarga, pemerintah, masyarakat, bangsa dan negara.
Lalu siapakah sosok Muhammad Said Didu ? Berikut Profil Selengkapnya
Muhammad Said Didu merupakan Mantan Sekretaris Kementrian BUMN tahun 2005 hingga 2010.
Sebagian besar karirnya, Said Didu menghabiskan di BPP Teknologi.
• Mahfud MD dan Said Didu Berbalas Pantun, Dipicu Pernyataan Soal Provinsi Garis Keras
Ia pernah meyandang sebagai Pimpinan Proyek, Pimpinan Pusat Bioteknologi, Kepala Sub Direktorat Peralatan dan Mesin (eselon III), hingga Direktur Teknologi Agroindustri (Eselon II).
Said Didu pernah menyandang jabatan fungsional sebagai Peneliti Madya di bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi pada 2001 hingga 2005.
Saat ini, Said Didu tengah menjabat sebagai Perekayadsa Madya di bidang Agroindustri sejak 2011.
Dalam surat yang dituliskan Said Didu, ia mengaku pernah diberikan penghargaan sebagai ASN.
Penghargaan tersebut diantaranya Satya Lancana Pembangunan dari Presiden RI, serta Satya Lancana Karya Satya X, XX, dan XXX tahun dari Presiden RI.
Tak hanya kiprahnya dalam ASN, Said Didu pernah menjabat sebagai Dewan Pengawas BLU Rumah Sakit RSCM pada 2007 hingga 2011.
Adapun jabatan penting lainnya yang pernah ia raih diantaranta Komisaris Utama PTPN IV (Persero) (2006 sampai Sekarang), Komisaris Utama PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) (2008-2011), Anggota MPR-RI (1997-1999), Komisaris Utama PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia serta Direktur Teknologi Agroindustri.
• Akun Twitter-nya Diretas, Dipakai Memfitnah Ustaz Abdul Somad, Begini Kata Said Didu
Nama Said Didu mulai ramai diperbincangkan ketika dirinya dicopot sebagai komisaris di PT Bukit Asam (PTBA).
Pencopotan tersebut dilakukan oleh Menteri BUMN Rini Soemarno tanpa alasan yang jelas.
Said Didu digantikan oleh Jhoni Ginting sebagai Komisaris pada Jumat (28/12/2018) lalu.
Said Didu mengaku kaget saat melihat alasan pergantian pada surat pemberitahuan pencopotan tersebut.
Alasan pertama yang tertera pada penggantian tersebut karena tidak sejalan dengan menteri, dengan seorang pemilik saham.
Alasan kedua dari pemberhenrian tersebut diumumkan di RUPSLB.
Pada 14 April 2019 lalu, Said Didu diberitakan bahwa ada peretasan akun miliknya yang kemudian disalahgunakan.
• Dikritik Fahri Hamzah dan Said Didu Soal Unggahan Tol Cigatas, Ridwan Kamil Minta Tidak Diperpanjang
Tiga akun media sosialnya, yakni Facebook, Whatsapp, dan Twitter disalahgunakan untuk menyudutkan Ustadz Abdul Somad.
Namun pada kasus tersebut, Said Didu enggan melaporkan ke polisi.
Said Didu lahir di Pinrang, Sulawesi Selatan pada 2 Mei 1962. Ia meraih pendidikan tinggi S2 di Teknik Industri, Institut Pertanian Bogor pada tahun 1996.
Said Didu melanjutkan studi S3 System Engineering, di Institut Pertanian Bogor pada tahun 2000.
Selain Perekayasa Madya di BPPT hingga saat ini, ia juga merupakan Ketua Bidang Perencanaan Tim Pelaksana KKIP.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/said-didu-mundur-dari-pns.jpg)