Jumat, 29 Mei 2026

Kesiapan Jalur Mudik

Akses Utama Menuju Kota Garut Rusak dan Bergelombang, Polisi Minta Diperbaiki Sebelum Arus Mudik

Sejumlah jalur mudik di Kabupaten Garut rusak dan bergelombang. Polisi minta segera diperbaiki.

Tayang:
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna melakukan peninjauan Jalan Kadungora-Leles yang akan digunakan sebagai jalur mudik, Minggu (12/5/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Jalur mudik di Kabupaten Garut masih banyak yang rusak dan bergelombang.

Sejumlah ruas jalan itu akan dilewati pemudik saat melintasi Kabupaten Garut.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan, sudah meminta Pemkab Garut untuk memperbaiki sejumlah jalan yang rusak.

Pihaknya berharap perbaikan bisa dilakukan sebelum arus mudik.

"Tadi (kemarin) kami tinjau langsung beberapa ruas jalan. Masih banyak jalan yang rusak dan bergelombang. Tentunya bisa membahayakan pengguna jalan," ujar Budi Satria Wiguna di Pos PAM Tarogong, Jalan Otista, Minggu (12/5/2019).

Jalan yang rusak dan bergelombang, katanya, ditemui di Jalan Anwar Musaddad, Tarogong Kaler dan Jalan Banyuresmi-Leuwigoong.

Padahal jalan itu menjadi akses utama menuju wilayah kota Garut.

Selain itu, kedua jalan itu sering dipakai sebagai jalur alternatif jika wilayah Limbangan sudah padat.

Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah untuk secepatnya memperbaiki jalan.

"Perbaikan jalan ini juga jadi antisipasi. Jangan sampai malah terjadi kecelakaan karena jalan rusak. Jangan tunggu ada korban dulu," katanya.

Selain di dua jalur tersebut, jalan rusak juga ditemukan di Jalan Kadungora-Leles, tepatnya sebelum pertigaan menuju Jalan Lingkar Kadungora.

Di kawasan Warung Peuteuy juga terdapat jalan provinsi yang bergelombang.

"Selain jalan rusak, ada juga yang masih kurang penerangan jalannya. Rambu di sepanjang jalan juga minim," ucapnya.

Untuk arus mudik, Polres Garut telah menyiapkan sejumlah pos pengamanan, terutama di jalur selatan dari Limbangan hingga Malangbong.

Rapat koordinasi persiapan arus mudik juga telah dilakukan.

Jalur alternatif Lingkar Leles akan digunakan untuk mengurai kemacetan dari Kadungora sampai Leles.

Meski belum rampung pengerjaan jalannya, Budi menyebut jalan alternatif itu bisa jadi salah satu pilihan atasi kemacetan.

"Jalur alternatif lain seperti Jalan Lingkar Kadungora belum bisa dipakai. Masih ada jalan layang yang belum tuntas," katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Garut, Uu Saepudin menyebut ada beberapa pembangunan jalan yang tertunda karena berbenturan dengan agenda pemerintah dalam menyelenggarakan Pemilu 2019.

"Jalan Lingkar Leles, dan Kadungora yang saat ini belum dilakukan pengaspalan, bahkan untuk musim arus mudik Lebaran nanti juga belum dapat diaspal. Anggarannya memang tidak ada," ujar Uu.

Tulisan lengkap berita ini bisa Anda baca di Harian Umum Tribun Jabar edisi, Senin (13 Mei 2019).

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved