Pilpres 2019

Momen Prabowo Klaim Menang Pilpres Sampai Bersujud, Langsung Telepon Habib Rizieq, Bilang Begini

Sudah lebih dari satu kali, capres nomor urut 02, Prabowo Subianto mengklaim kemenangan atas Joko Widodo atau Jokowi di Pilpres 2019.

Momen Prabowo Klaim Menang Pilpres Sampai Bersujud, Langsung Telepon Habib Rizieq, Bilang Begini
ISTIMEWA
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sujud syukur usai mengklaim kemenangan di Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (17/4/2019). 

"Ini kemenangan bagi rakyat Indonesia. Saya akan jadi presiden seluruh rakyat Indonesia. Bagi saudara-saudara yang membela 01, tetap kau akan saya bela. Saya akan dan sudah menjadi presidennya seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Setelah berorasi menyampaikan kemenangan, Prabowo melakukan sujud syukur.

Adapun Prabowo dan beberapa orang kemudian bersujud menghadap kiblat.

Sementara para pendukungnya bersorak-sorai.

UPDATE REAL COUNT KPU, Prabowo-Sandi Raih Suara Masuk 44.031.854 Suara, Jokowi-Maruf Berapa?

Hasil Real Count KPU

Sementara itu, pada update data penghitungan Real Count formulir C1 Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (8/5/2019) pukul 03.00 WIB.

Hasil real count atau penghitungan perolehan suara Jokowi vs Prabowo di Pilpres 2019 oleh KPU dapat dipantau di laman resmi KPU https://pemilu2019.kpu.go.id/#/ppwp/hitung-suara.

Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) menggunakan Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) untuk menghitung real count perolehan suara.

Hasil real count atau penghitungan perolehan suara Jokowi vs Prabowo di Pilpres 2019 yang dilakukan oleh KPU terbagi dalam wilayah-wilayah pemilihan.

Jumlah total pemilihan terbagi menjadi 35 wilayah.

Termasuk pemungutan suara yang dilakukan di luar negeri.

Sebelumnya di berbagai lembaga survei menunjukkan hasil quick count didominasi untuk kemenangan pasangan Jokowi-Maruf Amin.

Namun hasil quick count bukanlah hasil resmi, dan hanya perhitungan manual dari KPU yang akan dianggap sah.

Pada hasil real count atau penghitungan perolehan suara Jokowi vs Prabowo di Pilpres 2019 oleh KPU suara masuk 69,09 persen per Selasa (7/5/2019) pukul 03.00 WIB.

Hasil real count atau penghitungan perolehan suara kedua capres,Jokowi vs Prabowo di Pilpres 2019 oleh KPU dapat dipantau di laman resmi KPU.

Adapun KPU secara manual melakukan penghitungan perolehan suara Jokowi vs Prabowo di Pilpres 2019.

Hasil Pengitungan KPU Pukul 03.00 WIB Selasa 7-5-2019
Hasil Pengitungan KPU Pukul 03.00 WIB Selasa 7-5-2019 (kpu.go.id)

Secara keseluruhan pasangan nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin mendapat 59.615.534 suara atau 56,32 persen.

Sementara pasangan nomor urut 02 Prabowo - Sandiagaaga Uno memperoleh 46.237.400 suara atau 43,68 persen.

Berikut rincian perolehan suara per wilayah:

Aceh

Jokowi - Maruf Amin: 314.726 

Prabowo - Sandiaga: 1.811.028

Sumatera Utara

Jokowi - Maruf Amin: 2.978.513 

Prabowo - Sandiaga: 2.584.405

Sumatera Barat

Jokowi - Maruf Amin: 359.465 

Prabowo - Sandiaga: 2.216.253

Riau

Jokowi - Maruf Amin: 937.172 

Prabowo - Sandiaga: 1.512.428

Jambi

Jokowi - Maruf Amin: 782.742 

Prabowo - Sandiaga: 1.064.245

Sumatera Selatan

Jokowi - Maruf Amin: 1.520.332 

Prabowo - Sandiaga:2.195.418

Bengkulu

Jokowi - Maruf Amin: 582.732 

Prabowo - Sandiaga: 585.535

Lampung

Jokowi - Maruf Amin: 2.501.830 

Prabowo - Sandiaga: 1.666.102

Kepulauan Bangka Belitung

Jokowi - Maruf Amin: 486.143 

Prabowo - Sandiaga: 281.614

Kepulauan Riau

Jokowi - Maruf Amin: 473.770 

Prabowo - Sandiaga: 392.416

DKI Jakarta

Jokowi - Maruf Amin: 1.966.270 

Prabowo - Sandiaga: 1.789.133

Jawa Barat

Jokowi - Maruf Amin: 5.670.209 

Prabowo - Sandiaga: 7.718.581

Jawa Tengah

Jokowi - Maruf Amin: 13.297.471 

Prabowo - Sandiaga:3.869.770

Jawa Timur

Jokowi - Maruf Amin: 9.457.280 

Prabowo - Sandiaga:4.604.241

D.I. Yogyakarta

Jokowi - Maruf Amin: 1.485.430 

Prabowo - Sandiaga: 666.974

Banten

Jokowi - Maruf Amin:1.706.829 

Prabowo - Sandiaga:2.732.253

Bali

Jokowi - Maruf Amin: 2.329.067 

Prabowo - Sandiaga: 211.363

NTB

Jokowi - Maruf Amin: 668.443 

Prabowo - Sandiaga: 1.392.262

NTT

Jokowi - Maruf Amin:2.066.238 

Prabowo - Sandiaga: 263.972

Kalimantan Barat

Jokowi - Maruf Amin: 1.626.800 

Prabowo - Sandiaga: 1.187.816

Kalimantan Tengah

Jokowi - Maruf Amin: 717.516 

Prabowo - Sandiaga: 452.748

Kalimantan Selatan

Jokowi - Maruf Amin:584.664 

Prabowo - Sandiaga: 1.038.328

Kalimantan Timur

Jokowi - Maruf Amin: 878.173 

Prabowo - Sandiaga: 662.137

Sulawesi Utara

Jokowi - Maruf Amin: 1.028.212 

Prabowo - Sandiaga:292.733

Sulawesi Tengah

Jokowi - Maruf Amin: 571.707 

Prabowo-Sandiaga: 449.946

Sulawesi Selatan

Jokowi-Maruf Amin: 1.809.057 

Prabowo - Sandiaga: 2.352.856

Sulawesi Tenggara

Jokowi - Maruf Amin: 543.510 

Prabowo - Sandiaga:824.712

 Gorontalo

Jokowi - Maruf Amin:367.681 

Prabowo - Sandiaga: 343.376

Sulawesi Barat

Jokowi - Maruf Amin: 461.585 

Prabowo - Sandiaga:255.276

Maluku

Jokowi - Maruf Amin: 342.303 

Prabowo - Sandiaga: 240.953

Maluku Utara

Jokowi - Maruf Amin:226.419 

Prabowo - Sandiaga: 236.854

Papua

Jokowi - Maruf Amin: 147.037 

Prabowo - Sandiaga: 34.300

Papua Barat

Jokowi - Maruf Amin: 86.765 

Prabowo - Sandiaga: 32.247

Kalimantan Utara

Jokowi - Maruf Amin: 220.351 

Prabowo - Sandiaga: 95.933

Luar Negeri

Jokowi - Maruf Amin: 419.092 

Prabowo - Sandiaga: 179.192

Muncul Istilah Setan Gundul

Politikus Andi Arief mengatakan rumahnya di Lampung digeruduk polisi.
Politikus Andi Arief

Klaim kemenangan Prabowo dengan angka 62 persen itu mendapat tanggapan dari politikus Partai Demokrat, Andi Arief.

Menurut Andi Arief, Partai Demokrat ingin menyelamatkan Prabowo dari kelompok yang memberikan angka klaim kemenangan 62 persen itu.

Bahkan, Andi Arief tak segan-segan menyebut klaim kemenangan dengan angka 62 persen itu disebutnya sebagai asuatu kesesatan.

"Partai Demokrat ingin menyelamatkan Pak Prabowo dari perangkap sesat yang memasok angka kemenangan 62 persen," tulis Andi seperti dikutip dari akun Twitternya, Senin (6/5/2019).

Kelompok yang ia sebut sebagai setan gundul itu dianggap telah menyesatkan Prabowo dengan memberikan informasi perolehan suara tersebut.

"Dalam koalisi adil makmur ada Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, Berkarya, dan rakyat. Dalam perjalanannya muncul elemen setan gundul yang tidak rasional, mendominasi dan cilakanya Pak Prabowo mensubordinasikan dirinya. Nah, setan gundul ini yang memasok kesesatan menang 62 persen," kata dia.

"Gerakan rakyat itu hancur lebur karena setan gundul memberi info sesat 02 menang 62 persen. Tidak ada people power berbasis hoak," kata Andi Arief lagi.

Andi Arief Komentari Pernyataan Hendropriyono Soal Keturunan Arab, Singgung Kecurangan Terstruktur

Survei Internal Partai Demokrat

Belum habis soal setan gundul, politis Partai Demokrat lainnya, Ferdinand Hutahaean menyebut bahwa tidak mungkin Prabowo menang dengan angka 62 persen.

Selain itu Ferdinand Hutahaean mengatakan, partainya tidak pernah membuat survei yang menyatakan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menang 62 persen.

Namun, kata Ferdinand Hutahaean, dalam survei internal Partai Demokrat memang muncul angka 62 persen.

"Memang 62 persen kader kami menginginkan koalisi dengan Pak Prabowo dan sisanya menginginkan berkoalisi dengan Pak Jokowi," kata Ferdinand Hutahaean saat ditemui di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/5/2019).

Selain itu, Ferdinand Hutahaean mengatakan, survei tersebut dilakukan pada Agustus 2018.

Survei dilakukan untuk menentukan sikap politik Partai Demokrat, apakah ingin berkoalisi dengan Prabowo atau Jokowi

Hasilnya, 62 persen kader Demokrat ingin merapat ke Prabowo.

"Itu faktanya, bukan angka survei seolah-olah Pak Prabowo akan menang 62 persen. Itu harus diluruskan," ujar Ferdinand Hutahaean.

Sementara itu, pernyataan Ferdinand Hutahaean itu sekaligus membantah pernyataan Hidayat Nur Wahid yang menyebut survei internal Partai Demokrat menunjukkan bahwa pasangan Prabowo - Sandiaga unggul 62 persen di Pilpres 2019.

"Tapi tentang 62 persen itu juga publik sudah membaca, bahwa di internal Demokrat survei mereka menyebutkan bahwa Prabowo menang dengan 62 persen. Nah, gimana tuh?" kata Hidayat Nur Wahid saat ditemui di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Senin (6/5/2019).

Setan Gundul Menambah Daftar Ucapan Kontroversial Andi Arief, Mengingat Ulang Soal Jenderal Kardus

Demokrat Sebut Kemenangan Prabowo 62 Persen Angka Sesat Hingga Kemungkinan Akhiri Kerjasama

Penulis: Fauzie Pradita Abbas
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved