Terkuak Cara Quick Count yang Nyatakan Jokowi Unggul dan Real Count Internal Prabowo, Apa yang Beda?

Terdapat perbedaan antara hasil quick count Pilpres 2019 yang dikeluarkan sejumlah lembaga dengan real count internal BPN Prabowo Subianto - Sandiaga

Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Kolase Tribun Jabar (Instagram/prabowo/jokowi)
Dari hasil tabulasi data Pilpres terbaru, Jumat (19/4/2019) pukul 22.36 WIB, ini perolehan sementara Prabowo dan Jokowi. 

Hal tersebut disampaikan oleh juru Bicara BPN Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Andre Rosiade.

Prabowo tetap klaim kemenangan Pilpres 2019 berdasarkan survei internal BPN.
Prabowo tetap klaim kemenangan Pilpres 2019 berdasarkan survei internal BPN. (Capture Youtube TV One)

Foto C1 dari saksi dikirimkan kepada BPN dan DPP Partai Koalisi Indonesia Adik Makmur.

Masih melansir dari sumber yang sama, Andre Rosiade mengatakan foto C1 itu kemudian dijadikan data untuk BPN melakukan rekapitulasi suara.

Ia pun membenarkan, data yang sudah masuk memang mendapai 60 persen.

"Direkap ditabulasinya akhirnya kami lihat sudah sampai 60 persen lalu diumumkan Pak Prabowo," kata Andre.

Perhitungan real count internal BPN diyakini oleh Prabowo Subianto karena para ahli statistik membenarkan hasil tersebut.

HASIL REAL COUNT TERBARU, Prabowo Kalah Jauh Banget di Bali, di Jabar Juara Suara Selisih 1 Juta

Pada pidatonya yang disiarkan langsung TV One, Prabowo menerangkan, hasil real count itu disebut ahli statistik bisa jadi naik satu persen atau turun satu persen.

"Saya sudah diyakinkan oleh ahli-ahli statistik bahwa ini tidak akan berubah banyak," ujar Prabowo Subianto.

Perlu Anda ketahui, quick count mengguankan data sampel bukan keseluruhan sampel seperti real count.

Yang pasti hasil Pilpres 2019 tetap berasal dari real count KPU.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved