Seks Menyimpang di Garut

UPDATE Kasus Seks Menyimpang 19 Bocah di Garut, 3 Anak Ternyata Perempuan, Anggap Permainan Biasa

Kasus seks menyimpang 19 bocah di Garut tengah menyita perhatian publik. Dari 19 bocah, ternyata ada tiga anak perempuan

UPDATE Kasus Seks Menyimpang 19 Bocah di Garut, 3 Anak Ternyata Perempuan, Anggap Permainan Biasa
Via Tribun Manado
Ilustrasi seks menyimpang 19 bocah di Garut 

Para bocah menganggap seks menyimpang itu adalah permainan biasa.

"Pengakuan pelaku atau korban, ini kan dianggapnya permainan biasa. Jadi enggak ada yang aneh, dia pikir itu permainan anak-anak biasa," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak kepolisian melakukan penyelidikan atas kasus tersebut di Kecamatan Garut Kota.

Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng menyatakan, 19 bocah itu memang berasal dari satu kampung.

Mulanya, ada seorang anak berusia 13 tahun yang memiliki video porno di ponselnya.

Setelah menonton video tersebut, akhirnya perilaku seks menyimpang pun terjadi dan merembet dari satu anak ke anak lain.

Kemudian, bermula dari korban itulah, 15 bocah itu justru menjadi pelaku.

"Setelah jadi korban, lalu ada yang jadi pelaku juga. Jadi seperti menular," kata Maradona Armin kepada wartawan Tribun Jabar.

Para bocah diketahui melakukan seks menyimpang di toilet hingga lapangan sepak bola.

19 Anak di Garut Lakukan Seks Menyimpang, Penjelasan Psikolog: Otak Kebanjiran Hormon Dopamin

Penyebab Seks Menyimpang di Garut Terungkap

Halaman
123
Penulis: Widia Lestari
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved