Prabowo Subianto Duduk Sejajar AM Hendropriyono di Peringatan Ulang Tahun Kopassus ke-67
Selain Prabowo, mantan KSAD Jenderal (purn) Mulyono, Hendropriyono, mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo
Siapa sangka, berdasarkan catatan sejarah, komandan pertama Kopassus justru bukan orang Indonesia.
Ia adalah orang asli Belanda, Idjon Djanbi.
Idjon Djanbi menjadi sosok paling melegenda di dunia militer, khususnya TNI AD.
Pasalnya, ia adalah orang pertama yang mencetak para pasukan khusus di tanah air.
Dilansir dari Tribun Solos, kala itu, Idjon Djanbi sudah menjadi warga sipil di Indonesia.
Ia memilih pensiun dini dari posisi Pelatih Kepala di sekolah parasutis.
Padahal, karirnya tengah moncer, ia sudah diangkat jadi kapten.
• Mengenal Pasukan-pasukan Khusus dalam Kemiliteran Indonesia, dari Kopassus sampai Yontaifib
• Witarmin, Jenderal Kunci Keberhasilan Operasi Bersejarah, Naik Singgasana Jadi Komandan Kopassus
• Sarwo Edhie Wibowo, Komandan Kopassus Berhasil Kuak Penculikan Para Jenderal, Dia Ayah Ani Yudhoyono
Namun, ia memilih mengakhiri karir militernya dan menetap di Indonesia.
Idjon Djanbi pun harus hidup terlunta-lunta, tanpa titel militer.
Idjon Djanbi harus menanggung risiko akan kebencian warga lokal terhadap Belanda, pihak yang telah menyengsarakan bangsa Indonesia pada masa penjajahan.
Namun, ia masih tetap bisa hidup secara aman dan damai.
Idjon Djanbi tinggal di kawasan Lembang, Bandung.
Ia pun memutuskan memeluk agama Islam dan menambahkan nama menjadi, Mochammad Idjon Djanbi.
Setelah menjadi duda saat awal kedatangannya di Indonesia, ia pun kembali mengisi kekosongan hatinya dengan gadis lokal.
Idjon Djanbi menikahi perempuan asli tanah Sunda, kemudian hidup tentram sebagai petani bunga.