Ridwal Kamil Sebut 39 Petugas Pemilu 2019 di Jabar Meninggal Saat Bertugas, 2 Polisi
Gubernur Jawa Barat, M Ridwan Kamil mengucapkan rasa belasungkawa atas meninggalnya 39 petugas Pemilu 2019 yang meninggal saat bertugas.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Gubernur Jawa Barat, M Ridwan Kamil mengucapkan rasa belasungkawa atas meninggalnya 39 petugas Pemilu 2019 yang meninggal saat bertugas.
Sebanyak 39 petugas Pemilu 2019 yang meninggal itu terdiri dari 37 petugas KPPS dan dua anggota Polda Jabar.
Hal tersebut disampaikan oleh Ridwan Kamil saat menghadiri silaturahmi yang diselenggarakan oleh Kapolda Jabar di Mapolda Jabar, Senin (22/4/2019).
"Secara keseluruhan, penyelenggaraan Pemilu 2019 di Jawa Barat berjalan aman dan kondusif. Tidak ada peluru yang dilepas dan tidak ada kaca yang pecah. Hal ini sama dengan situasi saat Pilkada Jabar 2018, TNI, dan Polri luar biasa," kata Ridwan Kamil.
Selain melaporkan situasi Jabar yang kondusif, Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, tersebut mengatakan bahwa ada 37 panitia di TPS yang meninggal dunia dan ada dua orang anggota jajaran Polda Jabar.
"Total ada 39 orang yang meninggal dunia saat menjalankan tugas Pemilu 2019. Hal tersebut terjadi karena beberapa alasan kesehatan, tapi masih ada kaitannya dengan pelaksanaan Pemilu. Sebagai rasa duka, Kami akan panggil keluarga dari almarhum besok (23/4/2019)," kata Ridwan Kamil.
• Tidak Tidur 3 Hari Menjaga TPS Pemilu 2019, Anggota Linmas Kelelahan dan Meninggal
• 2 Petugas KPPS di Indramayu dan 2 di Cirebon Meninggal Dunia, Ada yang 3 Hari 3 Malam Tak Tidur
Menanggapi hasil perolehan suara khususnya Pilpres, Ridwan Kamil berharap agar masyarakat tetap sabar menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang rencananya akan menggelar rapat Pleno pada 22 Mei 2019.
Ridwan Kamil berharap, siapapun yang terpilih di Pemilu 2019, bisa diterima masyarakat. Jika ada kekurangan, ada mekanisme pengadilan yang bisa ditempuh.
Kepada media, Ridwan Kamil juga berpesan agar tidak meliput drama-drama yang ada di masyarakat. Ia berharap agar media lebih meliput tentang kondisi perkembangan perekonomian, hiburan, dan hal yang membahagiakan.
"Masyarakat Jabar silakan bekerja, jangan membelah persatuan melalui opini-opini yang tidak perlu, kurangi postingan politik, tentang Pilpres, perbanyak postingan yang positif,menggembirakan, untuk persatuan," katanya.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto juga berpesan agar masyarakat kembali bersatu dan guyub.
"Mari bersabar menunggu hasil pleno tanggal 22 Mei 2019, jaga persatuan," katanya.
Rencananya, Kapolda Jabar akan mengunjungi keluarga anggota Polda Jabar yang meninggal saat bertugas. Seorang bertugas di Polsek Cileunyi, dan seorang lagi bertugas di Indramayu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ridwan-kamil-bersilaturahmike-mapolda-jabar.jpg)