Kamis, 23 April 2026

Tanggul Sungai di Plumbon Cirebon Longsor, Jalan Hanya Bisa Dilewati Kendaraan Roda Dua

Tanggul sungai di Plumbon, Cirebon, longsor membuat jalan menganga. Pengguna jalan khawatir.

Penulis: Siti Masithoh | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Kondisi tanggul sungai di Desa Danamulya, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon mengalami longsor, Senin (8/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Diduga akibat diguyur hujan yang menyebabkan banjir, tanggul sungai di Desa Danamulya, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon mengalami longsor.

Sebagian ujung jembatan mengalami ambles. Bahkan, salah satu beton penyangga jembatan mengalami kerusakan cukup parah.

Kondisi tersebut sudah terjadi sekitar satu bulan lamanya.

Menurut pantauan di lokasi, amblesnya jembatan itu membuat hampir separuh jalan jadi berlubang dan membahayakan kendaraan yang melintas.

Warga sudah memasang rambu di kedua ujung jalan sebagai pertanda kendaraan roda empat tidak diperbolehkan melintasi jalan itu.

Kini, jalan penghubung Desa Danamulya dan Desa Pangkalan, Kecamatan Plered itu hanya bisa dilewati kendaraan roda dua saja.

Sayang, di lokasi amblasnya jembatan itu tidak dipasang rambu-rambu agar para pengendara roda dua berhati-hati saat melintas di atas jembatan tersebut dan tidak terjebak masuk ke dalam lubang yang menganga.

Kondisi tanggul sungai di Desa Danamulya, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon yang mengalami longsor, Senin (8/4/2019).
Kondisi tanggul sungai di Desa Danamulya, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon yang mengalami longsor, Senin (8/4/2019). (Tribun Jabar/Siti Masithoh)

Menurut warga setempat, Sumina (67), longsor terjadi akibat banjir yang kerap menggerus tanggul tersebut sejak tahun 2018 lalu.

Akibatnya, aspal jembatan yang terbentang di atasnya ikut amblas. Kondisi tersebut dikatakan Sumina cukup mengkhawatirkan.

"Iya khawatir karena jembatan sudah menggantung. Biasanya ramai, banyak mobil yang lewat ke sini. Tapi sekarang hanya motor yang bisa lewat," kata Sumina.

Mulanya, lubang jalan di ujung jembatan itu dikira kerusakan biasa. Sekitar bulan September tahun 2018, lubang sudah dilakukan penambalan.

"Kalau jalan ambles baru sebulan ini," katanya saat ditemui di lokasi, Senin (8/4/2019).

Seorang pengendara motor, Tisna (46), mengaku khawatir saat melintasi jalan tersebut, terlebih ketika berkendara membawa anak-anak.

"Suka takut jatuh, apalagi kalau bawa anak. Ini udah cukup lama juga karena saya sering lewat sini," katanya.

Mereka berharap agar pemerintah atau dinas terkait segera memperbaiki kerusakan jembatan dan longsornya tanggul sungai tersebut.

Mantan Kalapas Sukamiskin yang Akan Divonis Kasus Suap Minta Tidak Ditahan di Lapas Sukamiskin

Di Sidang Pledoi Korupsi Hibah Tasikmalaya, Pengacara Abdulkodir Salahkan Penerima Hibah

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved