Kisah 23 Siswa SMA Ciamis Menginap di Sekolah untuk Ikut UNBK, Ongkos Mahal & Masak Sendiri

Kisah siswa SMA di Ciamis yang menginap di sekolah agar bisa ikut UNBK. Perjalanan dua jam dan masak sendiri.

Kisah 23 Siswa SMA Ciamis Menginap di Sekolah untuk Ikut UNBK, Ongkos Mahal & Masak Sendiri
Kompas.com/Candra Nugraha
Dua puluh tiga siswa SMA di Ciamis terpaksa menginap di sekolah agar bisa ikut UNBK. 

"Mereka santri, sudah terbiasa. Saat simulasi UNBK, mereka juga menginap di sini," kata Asep.

Dia menambahkan, siswa yang mengikuti UNBK di SMA Riyadul Hidayah Al Munawaroh, dan SMA Terpadu Cikanyere merupakan angkatan pertama.

"Dapodiknya masih tercatat di sekolah kami," kata Asep.

SMA Informatika berada di Kecamatan Ciamis, sedangkan SMA Riyadul Hidayah Al Munawaroh dan SMA Terpadu Cikanyere berada di Kecamatan Jatinegara.

"Pelaksanaan UNBK digabung di SMA Informatika, total peserta UNBK (tiga sekolah) sebanyak 251 siswa," ujar Asep.

Asep mengatakan, UNBK dilaksanakan dalam tiga sesi. Hal ini karena terbatasnya perangkat komputer untuk UNBK.

"Ada tiga ruang lab komputer dengan jumlah total 90 unit komputer," kata Asep.

Pada hari pertama ujian, menurut dia, belum ada kendala yang terjadi. Jaringan internet sejauh ini lancar.

"Pelajaran Bahasa Indonesia, Alhamdulillah tidak ada kendala," ucapnya.

Siswa SMA Riyadul Hidayah Al Munawaroh, Hasan Basri (18), mengatakan, ia dan temannya rela menginap di ruang kelas SMA Informatika demi bisa melaksanakan UNBK.

Halaman
123
Editor: taufik ismail
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved