Calon Haji Tahun 2019 Harus Mengetahui Ini, Ada Hal-hal yang Beda dengan Tahun Sebelumnya

Bagi anda calon haji yang akan berangkat tahun ini, ada beberapa hal yang perlu diketahui.

Calon Haji Tahun 2019 Harus Mengetahui Ini, Ada Hal-hal yang Beda dengan Tahun Sebelumnya
AFP PHOTO / MOHAMMED AL-SHAIKH / KOMPAS.com
TENDA DI MINA -- Ribuan tenda untuk menampung umat Islam yang tengah melangsungkan ibadah haji di Mina, di luar kota Mekah, Saudi Arabia, 19 September 2015. Sekitar 3 juta umat Islam dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Mekah untuk melangsungkan ibadah Haji. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Bagi anda calon haji yang akan berangkat tahun ini, ada beberapa hal yang perlu diketahui.

Pasalnya ada beberapa kebijakan yang baru dan  akan dijalankan pada musim haji tahun 2019 ini.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, Hilmy Riva'i mengatakan ada beberapa hal yang berbeda pada pemberangkatan calon haji dengan tahun-tahun sebelumnya.

Di antaranya, pada musim haji kali ini, seluruh calon haji akan diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan biometrik.

"Sebuah keharusan dari otoritas Arab Saudi seluruh calon jemaah dicek biomertik atau pengambilan data melalui retina mata," jelas Hilmy Riva'i saat dihubungi Tribun Jabar, Sabtu (30/3/2019).

Dijelaskan Hilmy, bahwa pemeriksaan biometrik itu sebagai syarat calhaj untuk mendapatkan visa haji.

Kuota Calon Jemaah Haji di Kota Tasikmalaya 564 Orang, 76 Persen Calhaj Sudah Lakukan Pelunasan

Pada musim haji kali ini, otoritas Saudi Arabia juga untuk pertama kalinya akan menerpakan sistem zonasi penempatan para calon jemaah haji.

"Ini baru juga, jadi seluruh jamaah haji nanti akan ditempatkan sesuai negara masing-masing. Jadi penempatan di suaru wilayah tidak akan bercampur dengan jemaah dari negara lain," jelasnya.

Nah yang terakhir ialah, pada musim haji kali ini, pajak progresif  atau biaya tambahan penerbitan visa bagi calon jemaah haji yang pernah berangkat dalam tiga tahun terakhir.

Bandara Kertajati Masih Belum Bisa Dipakai untuk Penerbangan Jemaah Haji Tahun Ini

Pajak progresif itu berupa sejumlah pembayaran tambahan yang harus dibayarkan bagi calhaj yang pernah berangkat haji.

"Bagi calhaj yang pernah haji ( dalam tiga tahun terakhir), untuk tahun ini harus membayar pajak progresif sebesar Rp 7,5 Juta," tambahnya.

LIVE STREAMING Debat Keempat Capres Pilpres 2019 Malam Ini di Indosiar, SCTV, dan Metro TV

Majelis Dzikir dan Salawat di Cianjur Ini Serukan Pemilu Damai Meski Berbeda Pilihan

Prabowo Bakal Singgung Separatisme di Papua pada Debat Keempat, Itu Dikatakan Jubir BPN

Jokowi Bakal Menjelaskan Soal Penanganan Keamanan di Papua Saat Debat Keempat

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved