Lava Tour Gunung Merapi, dari Batu Alien hingga Bunker Kaliadem, Rombongan Tak Boleh Terpisah

Erupsi besar Gunung Merapi pada 2010 membuat sisi selatan yang diterjang pasir mengubah desa di bawahnya menjadi lautan pasir yang luas.

Tribunjabar/Putri Puspita Nilawati
Bunker Kaliadem 

Ada banyak cerita yang belum terkuak soal Bunker Kaliadem ini, beberapa pengunjung bahkan sempat hilang. Oleh karena itu di sepanjang perjalanan, tim rombongan tak dibiarkan berjalan terpisah.

Selanjutnya adalah Batu Alien, di kawasan ini terdapat sebuah batu besar yang diperhatikan bentuknya seperti wajah manusia.

Batu tersbebut berasal dari patahan jalur Gunung Merapi yang lompat hingga ke area yang dipenuhi pasir ini.

"Kalian bisa lihat kan di gunung itu ada patahannya, batu ini berasal dari sana. Karena ledakannya begitu dahsyat membuat batu lompat ke sini," ujar Indarto.

Jika dilihat dari samping, batu alien ini memang bentuknya seperti wajah manusia yang memiliki mata, hidung, bibir dan telinga.

Spot foto di batu alien ini memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang.


Lokasi ketiga yang cukup menarik perhatian adalah museum sisa hartaku.

Ketika memasuki lokasi ini jangan heran perasaan Anda akan terenyuh ketika melihat barang-barang seperti perabotan rumah tangga, motor, kerangka sapi, batu dan kayu yang terkena letusan Merapi.

Saksi bisu barang-barang ini memberikan sebuah cerita yang tanpa perlu dikatakan, Anda akan merasa sedih melihatnya.

Anda juga bisa menemukan jam dinding yang menunjukkan jam terjadinya letusan tersebut. Jam yang berhenti di angka 12.05 ini sebagai penanda waktu tersebut terjadi.

Ada banyak cerita yang bisa Anda ketahui soal Gunung Merapi di perjalanan ini. Cukup membayar biaya sewa mulai dari Rp 350.000-550.000, Anda bisa menikmati perjalanan lava tour merapi.

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved