Breaking News:

Di Persidangan, Dirjen Pas Mengaku Sebelum Diperiksa KPK Tidak Tahu Ada Titipan Tas Luis Vuitton

Dirjen PAS, Sri Puguh Budi Utami mengaku baru mengetahui ada barang gratifikasi berupa tas Luis Vuitton seusai diperiksa KPK.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/ Mega Nugraha
Direktur Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami 

Ia membenarkan selama delapan tahun Mulyana bekerja dengannya, Sri Puguh melarang Mulyana menerima barang atau uang apapun.

"Iya saya larang. Kalau dari saudara, keluarga, sahabat-sahabat saya boleh," ujar dia.

Hakim Daryanto menanyakan apakah ia pernah menerima titipan dari non keluarga.

"Pernah, tapi itu dibawa ke kantor seperti titipan barang produk napi," kata Sri Puguh.

Dalam persidangan tersebut, Sri juga menyatakan bahwa ia hanya mengenal terdakwa Wahid Husen dan Hendry Saputra, sedangkan dua terdakwa lainnya, Fahmi Darmawansyah dan Andri Rahmat tidak dikenalnya.

Sri Puguh datang ke persidangan setelah sebelumnya sempat datang terlambat.

Ia datang saat sopirnya memberi kesaksian, Sri Puguh mengenakan kerudung merah tua dan kemeja coklat.

Sri Puguh mengaku menjabat Dirjen Pas Kemenkum HAM RI, sejak Mei 2018. ‎(men)‎

Sidang Kasus Suap Eks Kalapas Sukamiskin, Dirjen Pas Datang Terlambat


Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved