Di Persidangan, Dirjen Pas Mengaku Sebelum Diperiksa KPK Tidak Tahu Ada Titipan Tas Luis Vuitton

Dirjen PAS, Sri Puguh Budi Utami mengaku baru mengetahui ada barang gratifikasi berupa tas Luis Vuitton seusai diperiksa KPK.

Di Persidangan, Dirjen Pas Mengaku Sebelum Diperiksa KPK Tidak Tahu Ada Titipan Tas Luis Vuitton
Tribun Jabar/ Mega Nugraha
Direktur Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUN‎G - Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Kemenkum HAM RI, Sri Puguh Budi Utami mengaku baru mengetahui ada barang gratifikasi berupa tas Luis Vuitton dari ajudan dan sopir Wahid Husen, Hendry Saputra seusai diperiksa KPK.

Tas itu berasal dari Fahmi Darmawansyah, terpidana kasus suap pejabat Bakamla.

"Saat dipanggi KPK, saya baru tahu kalau ada titipan dari sopir pak Wahid Husen berupa tas, tas dititip ke sopir saya, Mulyana yang sudah bekerja sebagai sopir sejak 2010, statusnya sebagai out sourcing," ujar Sri Puguh saat memberikan keterangan sebagai saksi untuk terdakwa Wahid Husen di Pengadilan Tipikor, pada Pengadilan Negeri Bandung Rabu (9/1/2019).

Berdasarkan kesaksian Mulyana yang juga sebagai saksi, tas itu diterima pada 19 Juni 2018.

Mulyana juga mengakui bahwa ia diwanti-wanti Sri Puguh untuk tidak menerima barang dan uang apapun.

"Sampai saya diperiksa sebagai saksi, Mulyana tidak melaporkan ke saya soal titipan itu. Jadi saya baru tahu setelah ada pemeriksaan sebagai saksi," ujar Sri.

‎Apalagi, kata dia, saat itu, ia sempat ditugaskan ke Thailand selama empat hari sehingga belum berkomunikasi dengan sopirnya.

Sri Puguh mengaku pada tanggal tas itu diterima sopirnya, Sri Puguh mengaku sedang rapat di kantornya bersama para 24 kepala UPT dan kepala seksi.

"Mulyana tak sempat cerita karena saat itu saya ke Thailand dan banyak aktivitas yang harus saya selesaikan‎. Dan pada 19 Juni saya bertemu Pak Wahid Husen," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved