Berubah, Kini KNKT Sebut Lion Air PK-LQP Rute Denpasar-Jakarta Layak Terbang

Kemarin bilang pesawat Lion Air PK-LQP tidak layak terbang, kini KNKT beri klarifikasi.

Berubah, Kini KNKT Sebut Lion Air PK-LQP Rute Denpasar-Jakarta Layak Terbang
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono saat memberikan keterangan pers penemuan Black box Lion Air JT 610 di Tanjung priuk JICT 2, Jakarta Utara, Kamis (1/11/2018). 

"Pesawat Lion Air Boeing B 737-8 (MAX) registrasi PK-LQP dalam kondisi laik terbang saat berangkat dari Denpasar Bali dengan nomor penerbangan JT 043 dan pada saat dari Jakarta dengan nomor penerbangan JT 610," kata Nurcahyo Utomo dalam siaran pers, Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Nurcahyo menuturkan, berdasarkan peraturan di Indonesia, pesawat dinyatakan laik terbang jika Aircraft Flight Maintenance Log (AFML) telah ditandatangani oleh engineer (releaseman).

Pengumuman Hasil SKD CPNS 2018 Kementerian BUMN, Peserta yang Lulus Lanjut Tes SKB

Jika nantinya ada masalah, pilot akan melaporkan hal tersebut setelah mendarat.

Engineer kemudian melakukan perbaikan dan disusul pengujian.

Ketika hasilnya sudah tepat, barulah engineer menandatangani AFML. Pesawat lantas dinyatakan laik terbang.

"Salah satu kondisi yang menyebabkan kelaikudaraan (airworthiness) berakhir pada saat terbang mengalami gangguan. Keputusan untuk memulai atau segera mendarat ada di tangan pilot in command (Kapten)," ujar Nurcahyo.

(Kiri-kanan) Onisuryo Wibowo (Investigator kecelakaan moda penerbangan KNKT), Soerjanto (Ketua KNKT), dan Nurcahyo Utomo (Kepala Sub Komite Kecelakaan Penerbangan KNKT)
(Kiri-kanan) Onisuryo Wibowo (Investigator kecelakaan moda penerbangan KNKT), Soerjanto (Ketua KNKT), dan Nurcahyo Utomo (Kepala Sub Komite Kecelakaan Penerbangan KNKT) (CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com)

Klarifikasi tersebut muncul setelah adanya tuntutan dari pihak Lion Air agar KNKT mengubah pernyataan awal.

"Pernyataan ini menurut kami tidak benar," ujar Presiden Direktur Lion Air Grup Edward dalam konferensi pers, Jakarta, Rabu (28/11/2018).

"Pesawat itu dari Denpasar dirilis dan dinyatakan layak terbang seusai dokumen dan apa yang sudah dilakukan oleh teknisi kami," lanjutnya.

Bilamana KNKT tidak melakukan klarifikasi, pihak Lion Air akan mengambil langkah hukum.

Foto-foto Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa di KPK, Diperiksa Terkait Meikarta

Keretakan Penahan Tanah di Jalur Puncak Bogor Akan Diinvestigasi Dirjen Bina Marga PUPR

Penulis: Indan Kurnia Efendi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved