Tribun Health
Kulit Ayam Memang Lezat, tapi Bahayanya untuk Kesehatan Kita
Hampir semua bagian yang terdapat pada seekor ayam dapat dimakan, tak terkecuali kulit ayam.
Penulis: Fauzie Pradita Abbas | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Misalnya saja, satu paha ayam dengan kulit ayam yang masih ada di atasnya memiliki lebih banyak lemak dan kolesterol dibandingkan dengan sebuah hamburger.
Tidak membuang kulit ayam pada daging ayam atau menggorengnya, ternyata dapat mengubahnya menjadi makanan dengan kadar kolesterol yang tinggi.
Mengonsumsi kulit ayam terlalu berlebihan rupanya menjadi kabar tidak baik untuk Anda. Karena kulit ayam yang digoreng mengandung kadar kolesterol yang tinggi.
Kolesterol adalah zat lilin yang ditemukan dalam lemak atau lipid di dalam darah Anda. Tubuh Anda membutuhkan kolesterol untuk terus membangun sel yang sehat.
Al Ghazali Diberi Kejutan Ulang Tahun oleh Kerabat, Netizen Malah Dibikin Nangis Karena Hal Ini https://t.co/NqPVEuhO1J via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) September 1, 2017
Akan tetapi, peningkatan kadar kolesterol dalam jumlah besar adalah salah satu faktor risiko penyakit jantung, stroke, dan penyakit arteri perifer.
Kolesterol tinggi menyebabkan terjadinya penumpukan plak di dalam arteri yang mampu menurunkan aliran darah yang memengaruhi fungsi sel dan organ yang disuplai oleh pembuluh darah tersebut. Normalnya, kadar kolesterol pada seseorang adalah di bawah angka 200 mg/dL.
Selain mengandung kolesterol dan lemak, rupanya kulit ayam kerap mengandung bakteri. Bakteri tersebut diantaranya Campylobacter jejuni.
Bakteri ini dapat menyebabkan penyakit Campylobacteriosis yang merupakan penyakit menular, yang disebabkan oleh bakteri dari genus Campylobacter.
Kebanyakan orang yang terkena penyakit ini akan mengalami diare, kram atau sakit perut, dan demam dalam 2 hingga 5 hari setelah terpapar bakteri tersebut.
Kulit ayam yang tidak dibersihkan dengan baik juga dapat mengandung bakteri Salmonella.
Begini Cara Menurunkan Kadar Kolesterol Anda
Jika Anda terlanjur gemar mengonsumsi kulit ayam, ada baiknya Anda segera periksakan kadar kolesterol Anda. Pasalnya, kolesterol tinggi tidak memiliki gejala apa pun.
Tes darah adalah satu-satunya cara untuk mendeteksi kolesterol tinggi.
Pemeriksaan darah untuk memantau kadar kolesterol perlu didahului dengan puasa selama 12 jam sebelum pengambilan sampel darah.
Jika kadar kolesterol Anda terlampau tinggi, ada beberapa cara untuk menurunkannya, di antaranya:
- Konsumsilah makanan yang dapat menekan kadar kolesterol Anda, meliputi makanan yang berserat tinggi seperti oatmeal, ikan, kacang kenari dan almond, buah alpukat, dan minyak zaitun. Selain itu, salad yang berisi sayuran berdaun hijau, irisan alpukat, satu sendok makan minyak zaitun, dan 3 ons daging dada ayam panggang tanpa kulit ternyata baik untuk memperbaiki kesehatan jantung dan pembuluh darah Anda.
- Pilihlah lemak yang lebih sehat. Lemak jenuh dan lemak trans dapat meningkatkan kolesterol total dan LDL Anda.
- Batasi asupan kolesterol. Selain daging ayam dan kulit ayam, rupanya telur ayam juga mengandung kolesterol yang tinggi. Batasi asupan telur ayam tidak lebih 7 butir dalam satu minggu. Jika Anda menyukai telur ayam namun tidak ingin kadar kolesterol Anda meningkat, makanlah bagian putih telurnya saja. Putih telur tidak mengandung kolesterol.
- Pilih biji-bijian yang utuh karena dapat meningkatkan kesehatan jantung. Pilihlah roti gandum utuh, pasta gandum utuh, dan beras merah.
- Makan ikan agar jantung Anda menjadi sehat.