Sespimma Polri Angkatan 60 Tanam 2.100 Pohon, Bentuk Dukungan Program Penghijauan

Kasespim Polri, Irjen pol Wahyu Indra Pramugari mengatakan penanaman pohon ini secara simbolik dilakukan oleh penjabat Lemdiklat Polri. . .

Sespimma Polri Angkatan 60 Tanam 2.100 Pohon, Bentuk Dukungan Program Penghijauan
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Kasespim Polri, Irjen Pol Wahyu Indra Pramugari bersama Kepala Balai Pengelolaan DAS dan hutan lindung Citarum Ciliwung, Ir Djonli saat menanam pohon di lingkungan Sespim Polri dalam rangka program Citarum Harum, Kamis (6/9/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, LEMBANG - Guna mendukung program pemerintah terkait Citarum Harum, Pasis Sespimma Polri Angkatan 60 melakukan kegiatan penanaman pohon di lingkungan Sespimma Sespim Polri dan sekitarnya, Kamis (6/9/2018).

Kasespim Polri, Irjen pol Wahyu Indra Pramugari mengatakan penanaman pohon ini secara simbolik dilakukan oleh penjabat Lemdiklat Polri dalam mencintai bumi Lembang dan Jawa Barat.

Wahyu juga meminta dukungan yang berkelanjutan agar kegiatan semacam ini dapat lebih berkembang.

"Kami sudah lakukan penanaman pohon hingga lereng sejak peserta didik belum datang pada 2016 dan awal 2017 dibantu oleh Perhutani, Lembaga Swadaya, dan Forum Jaga Seke," katanya di Sespim.

Penanaman pohon ini, Wahyu berharap dapat dilakukan pula di tingkat Sespimmen dan Sespimti untuk menghijaukan di sekitar Sespim, seperti Gunung Putri yang telah menjadi rute permanen dari kegiatan orientasi lingkungan ketika peserta didik baru datang.

"Hari ini ada sekitar 2.100 lebih pohon bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup yang ditanam. Semoga kami dapat lebih jauh lagi menghijaukan seluruh Lembang," ujarnya.

Ketika disinggung kemungkinan kegiatan penanaman pohon menjadi sebuah tradisi, Wahyu pun menyebut kemungkinan tersebut bisa menjadi tradisi bagi peserta didik sebelum melaksanakan tugas kurikulum dan mengakhirinya.

"Sespim wilayahnya 44 hektare ada lereng panjang yang merupakan patahan gempa sehingga memerlukan tanaman pohon yang bisa menjaga potensi longsor, karena tanah yang gembur," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Citarum Ciliwung, Ir Djonli sangat mendukung kegiatan Polri ini.

Bagi Kementerian LH, kata Djonli penanaman pohon yang dilakukan oleh Polri sudah sangat kencang gaungnya.

Tanaman yang ditanam di Sespim Polri, Djonli menyebut di antaranya 500 pohon jenis buah-buahan, 500 pohon jenis kayu, dan 500 pohon jenis pucuk merah, serta ada pula pohon palem yang bertujuan sebagai pelindung.

Sejauh ini, kata Djonli Kementerian LH telah melakukan penghijauan di hulu sungai Cisanti dan Ciwidey yang masuk dalam wilayah Perhutani Hutan Lindung.

"Kami sudah tanami pohon seluas 4.400 hektare untuk program Citarum di hulu, dengan satu hektare sebanyak 500 pohon," ucapnya.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved