Mengenal Amandel, Bisa Membengkak dan Mengempis Seiring Bertambahnya Usia
Apa sih amandel itu? Setiap orang memiliki amandel yang berfungsi sebagai antibodi untuk kekebalan tubuh anak.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Yudha Maulana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Apakah buah hati Anda seringkali mengeluh sakit menelan ketika makan?
Jangan sampai diabaikan ya, karena bisa saja anak Anda mengalami pembengkakan amandel atau tonsil.
Apa sih amandel itu? Setiap orang memiliki amandel yang berfungsi sebagai antibodi untuk kekebalan tubuh anak.
Dokter THT di Rumah Sakit Santosa, Dr Imam Megantara SPTHT-KL. Mkes mengatakan, amandel adalah suatu akumulasi kelenjar getah bening yang sudah tersusun sebagai suatu organ dan terletak di rongga tenggorok, belakang mulut.
Dokter Imam mengatakan, selain amandel ada juga adenoid yang merupakan bagian dari amandel.
• Kinerja Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Nanti Bakal Pengaruhi Partai Pengusung
• Menghadapi Persebaya Surabaya, Persib Bandung Kehilangan Empat Pemainnya
• Kalapas Sukamiskin Santai dan Masih Bisa Tertawa, KPK Sebut Nilai Kamar Fasilitas Wah Rp 500 Juta
"Amandel dan adenoid ini bentuknya berupa massa jaringan limfoid di nasofaring, suatu rongga di belakang hidung," ujar dokter Imam saat ditemui di Jalan Kebon Jati No 38, Rabu (18/7/2018).
Tonsil dan adenoid memiliki fungsi melindungi anak terhadap infeksi yang mungkin timbul melalui udara dan makanan karena mengandung sel dari sistem kekebalan tubuh dan juga antibodi.
Dokter Imam menjelaskan jaringan getah bening ini secara fisiologis ukurannya bisa membesar (hipertrofi) pada masa kanak-kanak usia 3-5 tahun.
Seiring bertambahnya usia, amandel justru menciut (atrofi). Oleh karena itu amandel lebih sering menyerang anak-anak dibandingkan orang dewasa.