Senin, 13 April 2026

Politeknik LP3I Bandung Siapkan Lulusan yang Kompeten Hadapi Era Revolusi Industri 4.0

Politeknik LP3I Bandung melantik 409 wisudawan pada upacara wisuda ke - XV Diploma III tabun akandemik 2017/2018

Penulis: Cipta Permana | Editor: Yudha Maulana
Tribun Jabar/Cipta Permana
Prosesi wisuda wisuda ke - XV Diploma III Politeknik LP3I tahun akandemik 2017/2018 di Harris Convention Ciumbuleuit, Kota Bandung, Rabu (18/7) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Politeknik LP3I Bandung melantik 409 wisudawan pada upacara wisuda ke - XV Diploma III tabun akandemik 2017/2018 di Harris Convention Ciumbuleuit, Kota Bandung, Rabu (18/7).

Sebanyak 409 wisudawan tersebut berasal dari beragam jenjang Program Studi (Prodi), meliputi 160 orang lulusan Prodi Administrasi Bisnis; 124 orang Prodi Akuntansi; 75 orang Prodi Manajemen Informatika;  dan 50 orang Prodi Hubungan Masyarakat.

Dalam acara yang mengusung tema "Menyiapkan SDM yang berdaya saing dalam menghadapi era revolusi industri 4.0" tersebut, Direktur Politeknik LP3I Bandung, Dr Ir Adriza M.Si mengatakan, hadirnya revolusi industri 4.0 saat ini mulai menyentuh dunia virtual, berbentuk konektivitas manusia mesin dan data di berbagai sektor kehidupan,  tidak terkecuali bidang pendidikan yang dikenal dengan sebutan internet of things (IoT)

Melihat kondisi tersebut itu, Politeknik LP3I Bandung terus berupaya  memberikan solusi untuk meminimalisir dampak krisis dari perubahan tersebut, salah satunya dengan secara konsisten menciptakan sumber daya manusia yang berilmu dan berketerampilan yang selaras dengan harapan serta kebutuhan dunia industri saat ini.

"Seiring dengan konsep link and match,  kami terus mengembangkan networking dengan berbagai pihak, terutama dengan pemerintah dan dunia industri, serta mengintegrasikan keimanan juga ketaqwaan kepada Allah SWT," ujarnya usai acara wisuda.

Dirinya menambahkan, dari 409 wisudawan, terdapat salah seorang lulusan yang sangat membanggakan dirinya, karena prestasi yang berhasil
mencapai predikat yudisium cumlaude, atas nama Zia Fahlevi dari Prodi Hubungan Masyarakat dengan IPK 3,82.

Direktur Politeknik LP3I Bandung, Dr Ir Adriza M.Si melakukan penandatanganan kerjasama (MoU) dengan beberapa perusahaan dan perguruan tinggi dalam kegiatan wisuda ke - XV Diploma III tabun akandemik 2017/2018 di Harris Convention Ciumbuleuit, Kota Bandung, Rabu (18/7)
Direktur Politeknik LP3I Bandung, Dr Ir Adriza M.Si melakukan penandatanganan kerjasama (MoU) dengan beberapa perusahaan dan perguruan tinggi dalam kegiatan wisuda ke - XV Diploma III tabun akandemik 2017/2018 di Harris Convention Ciumbuleuit, Kota Bandung, Rabu (18/7) (Tribun Jabar/Cipta Permana)

"Saya berharap apa yang berhasil diraih oleh Zia Fahlevi ini bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa lainnya dalam menjalani akademik di Politeknik LP3I Bandung," ucapnya.

Adriza pun berpesan bagi para wisudawan, agar dapat menjaga nama baik pribadi dan almamater dalam mengarungi kehidupan sebagai lulusan UPI di masyaraka, dimanapun mereka berada nanti. Dan berharap, seluruh civitas akademik terutama para lulusannya senantiasa memiliki kecerdasan emosional dan spiritual dalam menghadapi berbagai persoalan yang di hadapi.

Hal senada disampaikan oleh Koordinator Kopertis Wilayah IV, Prof Dr Uman Suherman AS MPd, menurutnya untuk meningkatan kualitas mutu para lulusan harus pula disertai dengan peningkatan komitmen, integritas, dan kesadaran para dosennya dalam mengajar, khususnya kualifikasi akademik.

"Jangan sampai dosen ini tenggelam dalam kemajuan mahasiswanya. Artinya dosen harus terus meningkatkan ilmu dan keterampilannya, agar tidak disalip oleh para mahasiswa. Untuk itu saya mendorong mereka (dosen) yang sedang menempuh S2 maupun S3 agar bersungguh-sungguh dan bekerja keras menyelrsaikakan pendidikannya sebaik mungkin," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadei Sundari yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat selama ini dengan kewajibannya terus mendorong agar pendidikan bisa terpenuhi bagi masyarakat, dan mengikuti perkembangan zaman sebagaimana di amanatkan dalam undang-undang.

"Perguruan tinggi harus menjadi bagian yang bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk terus mampu menciptakan sumber daya manusia yang memiliki daya saing, berkarakter, mumpuni, dan mampu diandalkan dalam menghadapi era revolusi industri 4.0, seperti yang telah di canangkan oleh pemerintah pusat," ujarnya di lokasi yang sama.

Ineu menyebutkan, tantangan Jawa Barat dalam perubahan revolusi industri 4.0 kedepan akan semakin luar biasa, terlebih dengan jumlah penduduk yang cukup besar. Namun ia meyakini dengan adanya kolaborasi dan kerjasama dari seluruh unsur pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat maka tantangan tersebut dapat mampu di hadapi.

"Para lulusan ini merupakan ujung tombak dari pemerintah dan perguruan tinggi untuk mampu menghadapi tantangan berat di era revolusi industri 
4.0 saat ini. Oleh karena itu dibutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi daya saing dan berkualitas sesuai kebutuhan dunia industri," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved