Pilkada Serentak

KPU Garut Siap Menerima Gugatan, Jika Ada Paslon yang Keberatan Hasil Pleno Penghitungan Suara

Ketua KPU Garut, Hilwan Fanaqi, mengatakan, semua paslon yang keberatan terkait hasil penghitungan suara diminta untuk menyelesaikan ke MK.

Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Rapat pleno KPU Garut yang berlangsung di Aula Graha Patriot Dharma Satya, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (5/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut mempersilakan kepada seluruh pasangan calon bupati dan wakil bupati Garut untuk melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), jika ada yang dianggap tidak sesuai aturan pada hasil rapat pleno terbuka penghitungan suara pemilihan bupati dan wakil bupati yang dilakukan di Aula Graha Patriot Dharma Satya, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (5/7/2018).

Ketua KPU Garut, Hilwan Fanaqi, mengatakan, seluruh pasangan calon yang merasakan keberatan terkait hasil penghitungan suara diminta untuk menyelesaikan ke MK.

"Diberi waktu tiga hari kerja setelah rapat pleno hasil penghitungan, berarti Selasa (10/7/2018)," kata Hilwan di Kantor KPU Garut, Jalan Suherman, Kabupaten Garut, Jumat (6/7/2018).

Prediksi Laga Uruguay Vs Perancis di Perempatfinal Piala Dunia 2018, Berikut Perkiraan Line Up

Hari Terakhir PPDB SMP, Masih Tersisa 17 Kuota di SMP Negeri 38 Bandung untuk Jalur Prestasi

Hilwan mengatakan, bila masih ada dugaan pelanggaran dalam penyelenggaraan pemilihan, silahkan melaporkan ke pihak Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Garut beserta bukti.

"Bila itu adalah pelanggaran administratif akan diselesaikan oleh Panwaslu dan bila pidana, nantinya diselesaikan oleh kepolisian," katanya.

Sebelumnya, KPU Garut telah melakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penghitungan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Garut periode 2019 - 2024.


Dalam hasil rapat pleno tersebut, pasangan calon nomor urut satu, Rudy Gunawan - Helmi Budiman, unggul sebesar 35,80 persen atau sebanyal 428.113 suara.

Pasangan calon nomor urut dua, Iman Alirahman - Dedi Hasan, unggul sebanyak 395.283 suara atau 33.05 persen.

Lalu, pasangan calon nomor urut tiga, Suryana - Wiwin Suwindaryati, berhasil mengumpulkan 132.667 suarau atau 11,09 persen.

Sedangkan pasangan calon nomor urut empat, Agus Hamdani - Pradan Aditya Wicaksana, unggul sebesar 20,06 persen atau 239.848 suara.

Dalam hasil pemilahan kepala daerah serentak tersebut, jumlah suara yang sah sebanyak 1.195.911 suara dan suara tidak sah 72.626. Sehingga ditotalkan menjadi 1.268.537. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved