GM Sudarta Pernah Diteror hingga Diserbu Dua Panser Gara-gara Kritik Pemerintah Lewat Komik

Hal yang dialaminya itu merupakan risiko karena berani mengkritik pemerintah.

Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Mas Kisdiantoro
Kompas.com/Priyombodo
Pembukaan pameran kartun bertajuk 40 Tahun Oom Pasikom karya kartunis GM Sudarta (kiri) dihadiri Butet Kartaredjasa yang memerankan tokoh Oom Pasikom, Pemimpin Umum Harian Kompas Jakob Oetama, serta mantan Menteri Sekretaris Negara Moerdiono di Bentara Budaya Jakarta, Selasa (3/7/2007) malam. Pameran yang dibuka untuk umum ini akan berlangsung hingga 12 Juli mendatang. 

"Setidaknya, kartun memberi tahu ada sebuah kesalahan atau penyelewengan. Kartun tidak bisa merevolusi, dia hanya mencegah kesalahan ini jangan terjadi lagi," katanya.

GM Sudarta - Kartunis Harian Kompas
GM Sudarta - Kartunis Harian Kompas (Kompas.com/Yuniadhi Agung)

Kemampuannya di bidang karikatur membuat GM Sudarta berulang kali mendapat penghargaan.

Melansir dari Kompas.com, GM Sudarta mengalami sakit pada 2010.

Ia harus menjalani operasi tulang pada kakinya setelah jatuh dari kamar mandi.

Selain patah tulang kaki, Sudarta juga dikabarkan mengidap penyakit kronis, yakni Hepatitis C.

Padahal saat itu, Sudarta tengah menjadi dosen tamu di Universitas Seika, Kyoto, Jepang.

Ia terikat kontrak sebagai pengajar mata kuliah seni kartun dari 2008 hingga 2013.

Namun, kontrak tersebut harus diputus karena sakit yang dideritanya. (Tribun Jabar/Fidya Alifa/Fauzie Pradita Abbas)

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved