GM Sudarta Pernah Diteror hingga Diserbu Dua Panser Gara-gara Kritik Pemerintah Lewat Komik
Hal yang dialaminya itu merupakan risiko karena berani mengkritik pemerintah.
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Mas Kisdiantoro
"Setidaknya, kartun memberi tahu ada sebuah kesalahan atau penyelewengan. Kartun tidak bisa merevolusi, dia hanya mencegah kesalahan ini jangan terjadi lagi," katanya.
Kemampuannya di bidang karikatur membuat GM Sudarta berulang kali mendapat penghargaan.
Melansir dari Kompas.com, GM Sudarta mengalami sakit pada 2010.
Ia harus menjalani operasi tulang pada kakinya setelah jatuh dari kamar mandi.
Selain patah tulang kaki, Sudarta juga dikabarkan mengidap penyakit kronis, yakni Hepatitis C.
Padahal saat itu, Sudarta tengah menjadi dosen tamu di Universitas Seika, Kyoto, Jepang.
Ia terikat kontrak sebagai pengajar mata kuliah seni kartun dari 2008 hingga 2013.
Namun, kontrak tersebut harus diputus karena sakit yang dideritanya. (Tribun Jabar/Fidya Alifa/Fauzie Pradita Abbas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gm-sudarta_20180630_120116.jpg)