Selasa, 5 Mei 2026

Terpopuler

Daftar Kemenag Dituduh Ada Kepentingan Politik, Ustaz Yusuf Mansur: Menjadi Terbelah

Menag meminta maaf kepada orang-orang yang namanya tercantum dalam daftar.

Tayang:
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
kolase
Soal daftar 200 nama mubalig, Menag minta maaf, ustaz ini minta namanya dicabut 

Adapun ustaz kondang Aa Gym, ia mengaku merasa gundah karena namanya masuk daftar 200 nama mubalig rujukan Kemenag

Dalam catatan yang ia unggah di akun Instagram-nya, lengkap dengan foto Aa Gym selakayknya dengan menulis sebuah surat.

"Sehubungan adanya Daftar 200 Mubaligh dan nama Aa tercantum, seketika hati ini merasa sangat gundah," ujarnya dalam catatan itu, Senin (21/5/2018).

Aa Gym merasa dirinya belum layak disebut seorang ulama.

Dia beralasan keilmuan dan pengalamannya belum sepadan dengan julukan ulama.

"Apalagi melihat guru-guru dan sahabat-sahabat Aa yang tidak diragukan lagi keilmuaan, kecintaan dan perjuangan untuk negeri tercinta ini, belum ada dalam daftar," ujarnya.

Aa Gym meyakini bahwa tujuan dibuat daftar itu bertujuan baik bagi bangsa Indonesia.

Hanya, daftar 200 nama mubaligh itu ternyata menimbulkan polemik.

Aa Gym menyarankan kebijakan tersebut dievaluasi dengan melibatkan MUI dan para pimpinan ormas Islam.

Dalam musyawarah tersebut, Aa Gym berharap akan menghasilkan kebijakan yang adil dan didukung oleh umat.

" Ini adalah ujian bagi kita bersama di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, untuk terus semangat menjalin ukhuwah, saling menasehati dalam kebenaran dan saling berwasiat dalam kesabaran," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved