Rabu, 20 Mei 2026

Namanya Masuk dalam Daftar 200 Mubalig Kemenag, tapi Hidayat Nur Wahid Malah Bilang Begini

Seperti akun @eae18 yang mengkritik soal urutan nama ustaz dan tidak adanya nama Ustaz Abdul Somad.

Tayang:
Penulis: Ichsan | Editor: Ichsan
tribun.wow
Ustaz Abdul Somad, Lukman Hakim Saefuddin, Hidayat Nur Wahid 

TRIBUNJABAR.ID - Nama Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid masuk menjadi satu dari 200 orang mubalig yang direkomendasikan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Namun Hidayat justru memberikan kritik kepada Kemenag soal surat rekomendasi 200 penceramah dengan membeberkan fakta sebaliknya.

DIlansir TribunWow.com, melalui akun Twitter @hnurwahid yang ia unggah pada Jumat (18/5/2018).

Baca: Gara-gara Tak Dibelikan Ponsel, Remaja di Ponorogo Ini Bakar Rumah Orangtuanya Sendiri

Sebelumnya, Kemenag telah merilis daftar 200 nama mubalig atau penceramah sebagai upaya memudahkan masyarakat dalam memilih penceramah yang dibutuhkan.

“Selama ini, Kementerian Agama sering dimintai rekomendasi muballigh oleh masyarakat. Belakangan, permintaan itu semakin meningkat, sehingga kami merasa perlu untuk merilis daftar nama muballigh,” ujar Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, Jumat (18/05/2018).


Dalam siaran pers di laman kemenag.go.id, pemilihan 200 mubalig itu tidak sembarang, yaitu yang hanya memenuhi tiga kriteria.

Kriteria pertama adalah mubalig yang mempunyai keilmuan agama mumpuni.

Kedua adalah yang mempunyai reputasi baik.

Terakhir, mubalig yang berkomitmen kebangsaan tinggi.

“Nama yang masuk memang harus memenuhi tiga kriteria itu. Namun, para muballigh yang belum masuk dalam daftar ini, bukan berarti tidak memenuhi tiga kriteria tersebut,” ujar Lukman Hakim Saifuddin yang dilansir dari Tribunnews.com.


Rupanya, dari list yang dikeluarkan Kemenag tersebut tidak ada nama Ustaz Abdul Somad.

Publik dibuat bertanya-tanya dengan keputusan Kemenag tersebut.

Seperti akun @eae18 yang mengkritik soal urutan nama ustaz dan tidak adanya nama Ustaz Abdul Somad.

Menanggapi hal itu, Hidayat yang juga anggota Dewan Syuro PKS itu menilai Ustaz Abdul Somad memang layak masuk karena sesuai krtieria yang dibuat oleh Kemenag.

"Setuju Ustadz. Daftar nama Ulama&Mubaligh yg disusun secara alphabetik itu, penting terima masukan Umat.Saya sangat setuju tokoh spt UAS&UAH&UBN, dimasukkan dlm daftar yg terkoreksi berikutnya. Dg 3 kriteria itu, mrk jelas masuk," tulisnya.

Kemudian, cuitan Hidayat Nur Wahid itu mendapatkan tanggapan dari netizen bahwa seorang ustaz meminta agar namanya dikeluarkan dari list 200 penceramah yang dibuat kemenag.


"Alhamdulillah tadi Di @tvOneNews pagi ustadz @Fahmisalim2 minta ke kemenag @lukmansaifuddin mengeluarkan namanya dari list 200 mubaligh," tulis netizen dengan akun @Alfiansyukur5.

Menurut Hidayat Nur Wahid, para ulama yang ikhlas tidak mungkin dipusingkan dengan list yang dikeluarkan Kemenang lantaran mereka berdakwah dengan niat untuk Allah.

Bahkan, kata Hidayat, jika para ulama yang masuk list itu dihubungi sebelumnya, maka pasti akan menolak.

"Para Ulama&Muballigh yg ikhlas,tak dipusingkan dg dicantumkan atau tidak dicantumkan dlm list Depag tsb. Sejak awal memang “nawaitu” mrk adalah berdakwah, bukan unt masuk list atau tidak. Kalau sebelumnya mrk dihubungi, saya yakin mayoritasnya jg akan menolak," tulis Hidayat.

Sumber: TribunWow.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved