Yakin Enggak Berisiko Diabetes? Coba Ukur #4Jengkal Lingkar Perutmu!
“Empat Jengkal Movement” ini bertujuan untuk mengetahui secara dini penyebab terjadinya diabetes.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Memperingati hari Diabetes Nasional yang jatuh pada bulan April, SOYJOY menggandeng komunitas Kompakers Bandung untuk bersama sama mengenal dan mencegah diabetes, untuk kali ini acara digelar di Art Cafe, yang ada di Jalan Ir H Juanda Dago dengan bertemakan “Yakin ga beresiko Diabetes? Coba Ukur #4Jengkal Lingkar Perutmu”.
Muhammad Aghni Fauzan sebagai Brand Communication Executive SOYJOY menjelaskan mengenai hubungan lingkar Perut yang besar dengan Diabetes dengan menggunakan Metode pengukuran “Empat Jengkal” tangan.
“Empat Jengkal Movement” ini bertujuan untuk mengetahui secara dini penyebab terjadinya diabetes. “Empat jengkal tangan (80-90 cm) adalah ukuran lingkar perut ideal seseorang. Jika melebihi angka tersebut, seseorang dikatakan memiliki perut buncit atau bahasa kerennya obesitas sentral. Nah, obesitas ternyata adalah salah satu penyebab utama diabetes.
Menurut Harvard School of Public Health, pria obesitas memiliki risiko diabetes 7 kali lebih besar daripada yang tidak. Sementara untuk wanita obesitas 12 kali lebih besar.
"Jadi intinya si empat jengkal ini adalah cara yang sederhana untuk mengetahui berapa besar lingkar Perut,” terangnya.
Tega, Disya Rosa Enggan Bertaruh Nyawa, Mantan Suami Ayu Ting Ting Minta Gugurkan Bayi https://t.co/ditBuHtqOP via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) April 6, 2018
langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian PT. Amerta Indah Otsuka melalui Product SOYJOY sebagai salah satu produk cemilan sehat dalam upaya pencegahan diabetes di Indonesia yang memang masih cukup tinggi (Peringkat 7 di dunia).
“Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga pola makan agar terhindar dari Diabetes,” terangnya, Sabtu (31/3).
Pria yang biasa disapa Fauzan ini menjelaskan bahwa SOYJOY program “Empat Jengkal Movement” dari SOYJOY ini masih akan berjalan dibeberapa titik lagi diseluruh Indonesia hingga bulan April 2018. Program ini berisi mulai dari talk show interaktif tentang pola makan hingga kegiatan olahraga yang memang penting dalam upaya pencegahan Diabetes.
Baca: Dua Pemain Ini Disiapkan untuk Tambal Absennya Wildansyah dan Febri Hariyadi
Ia juga mengatakan bahwa dengan mengatur pola makan sehat dengan 3 kali makan besar dan 2 - 3 kali cemilan, berolahraga dengan rutin bisa membatu untuk menjaga kestabilan gula darah dan mencegah terjadinya Diabetes, “kami percaya bahwa memang betul mencegah itu lebih baik dari pada mengobati, dan kehadiran SOYJOY dapat menjadi pilihan Camilan Sehat untuk menunjang hidup sehat masyarakat Indonesia agar terhindar dari Diabetes” .
Sementara itu Panitia Acara Kompakers Bandung Ismailia Shara mengatakan dengan adanya acara ini membuat peserta yang tergabung dalam Kompakers Bandung dapat mengetahui pola makan yang sehat untuk mencegah penyakit diabetes.
Baca: Tak Tahan Godaan Wisata Kuliner di Bandung, Berat Badan Sarah Vi Sempat Naik Hingga 13kg
“Jadi sama sama belajar untuk hidup lebih sehat dan menjadi lebih paham bahwa kebaikan kedelai yang ada pada SOYJOY itu membawa manfaat bagi kesehatan kita,” terangnya.
Selain komunitas Kompakers Bandung, SOYJOY juga memberikan kesempatan bagi komunitas atau perusahaan yang ingin mendapat edukasi tentang pencegahan Diabetes bisa menghubungi pihak SOYJOY melalui instagramnya @SOYJOYid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/cara-mendeteksi-sejak-dini-potensi-terkena-penyakit-diabetes_20180406_130058.jpg)