BCC, Wahana Taman Bermain untuk Hiburan dan Pendidikan Terbesar di Indonesia Segera Hadir di Bandung
Konsep BCC ini sebagai media pembelajaran untuk menciptakan generasi unggul yang berkarakter.
Penulis: Cipta Permana | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga Kota Bandung akan segera memiliki tempat rekreasi baru bagi anak-anak yang mampu menggabungkan beberapa unsur, seperti rekreasi, edukasi, dan hiburan dalam satu lokasi. Hal ini karena segera akan dibangun Bandung Champion City (BCC) di atas lahan seluas satu hektare di sekitar pusat kota.
BCC merupakan wahana indoor edutainment theme park terbesar di Indonesia yang di desain laiknya kota metropolitan sesuai dengan aslinya, dengan memiliki 75 wahana bermain bagi anak usia 4-15 tahun, berupa 177 kegiatan profesi orang dewasa yang dapat diperankan oleh anak-anak di tempat tersebut. Selain bermain wahana ini juga sebagai ajang mengetahui minat dan potensi bakat yang dimiliki anak untuk masa depan.
Perancang BCC, Masrah Marang mengatakan, melalui wahana ini anak-anak dapat meneropong cita-cita mereka. Selain itu, mereka juga dapat melihat dan merasakan berbagai pekerjaan masa depan yang akan dihadapi kelak.
Baca: Ternyata Ini yang Membuat Febri Hariyadi dan Kim Kurniawan Absen Latihan Pada Hari Ini
"Konsep BCC ini sebagai media pembelajaran untuk menciptakan generasi unggul yang berkarakter. Melalui kegiatan bermain ini, mereka juga akan merasakan berbagai profesi atau pekerjaan yang mereka minati," ujar Masrah saat konferensi pers soft launching BCC, di Studio 1 RRI Bandung, Jalan Dipenogoro, Bandung, Kamis (5/4/2018).
Selain itu, kata Masrah, BCC ini dikemas sebagai pusat kegiatan yang tidak hanya menyajikan sarana bermain bermuatan edukasi.
Heboh, Beginilah Kata Pria Amerika Tak Beragama Ketika Mendengar Azan di Indonesia, Netter Takjub https://t.co/dIUOsc8jkL via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) April 5, 2018
Dimana setiap konten edukasi di setiap wahana BCC, disesuaikan dengan kurikulum pendidikan nasional yang dibuat oleh tim perumus dan para pengajar dari mulai tingkat PAUD hingga universitas.
Di sisi lain, wahana yang terletak di Lucky Square Mall, Jalan Terusan Jakarta Nomor 2 lantai 5/P8A Kota Bandung ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas bagi orang tua dan guru sekolah yang datang mendampingi muridnya. Sehingga keduanya akan mendapatkan laporan dalam bentuk rapor bermain dari tim psikolog, yang telah dibuat kedalam sebuah sistem pengukur kecerdasan setelah bermain selama 6 jam di BCC.
"Para orang tua juga dapat melakukan konseling dengan tim psikolog untuk lebih mengenal dan mengarahkan minat dan bakat anak-anaknya berdasarkan dari rapor bermain mereka," ucapnya.
Difasilitasi Negara, Jennifer Dunn Asyik Perawatan Facial di Penjara, Kok Boleh? https://t.co/gD76YJFr54 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) April 5, 2018
Mengenai sistem keamanan, BCC menerapkan teknologi terkini, sehingga anak-anak dapat dipantau secara realtime baik melalui ruang kendali maupun gawai para orang tuanya. Bahkan, selain sarana untuk anak-anak bermain, para orang tua atau pendampingnya pun dapat menikmati berbagai fasilitas yang tersedia, karena wahana tersebut mampu menampung kapasitas 1.500 orang per hari.
Selain itu, untuk mendampingi anak, para mentor sudah terlatih ada 320 orang mentor. Setiap 1 wahana ada 2 hingga 3 penjaga, mereka direkrut dengan mengetes psikologi dan pembekalan terkait mental, akademik. Bahkan BCC juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas bagi orang tua / pendamping dan guru-guru sekolah yang datang mendampingi muridnya.
“Jadi nanti sebelum beroperasi masing wahana ada 2 orang hingga 3 orang totalnya itu sekitar 320 orang.
Mereka direkrut dengan mengetes secara psikologi kemudian jika cocok pembekalan terkait mental akademik, sop. Bahkan dalam waktu tertentu kita juga menerangkan profesi itu. Kita juga bekerjasama dengan, TNI, Polisi. Jadi proses rekrutmen itu jelas,”ucapnya.
Febri Hariyadi Kehilangan Sentuhan Magisnya di Persib, 'Diultimatum' Pelatih? https://t.co/0hrdmZKOLT via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) April 5, 2018