Makanan Kaleng Tak Layak Sudah Tak Ada di KBB, Disindag Terus Lakukan Pemantauan

Dari hasil pengujian laboratorium terhadap makanan kaleng oleh BPOM Provinsi Jawa Barat, Weti menyebut terdapat sebanyak 22 produk

Makanan Kaleng Tak Layak Sudah Tak Ada di KBB, Disindag Terus Lakukan Pemantauan
TRIBUN JABAR / AHMAD IMAM BAEHAQI
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, CISARUA - Marak peredaran makanan kaleng yang ditarik oleh pemerintah, membuat Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bergerak cepat untuk meninjau langsung ke pasar-pasar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan KBB, Weti Lembanawati mengungkapkan prinsipnya pengawasan peredaran barang/makanan berada pada wilayah provinsi, meskipun di wilayah KBB pun tetap ada pemantauan.

"Kami (Disindag) telah jalin komunikasi dengan minimarket-minimarket di KBB. Dari hasil pantauan tim kami semua makanan kaleng di minimarket itu sudah ditarik oleh pusat, sedangkan di pasar tradisional ditarik oleh penyalur, seperti yang terakhir kemarin kami lakukan peninjauan. Untuk peninjauan ke minimarket telah dilakukan seminggu lalu," katanya di kantor UPTD Metrologi, Jalan Padalarang-Cisarua, Selasa (3/4/2018).

Dari hasil pengujian laboratorium terhadap makanan kaleng oleh BPOM Provinsi Jawa Barat, Weti menyebut terdapat sebanyak 22 produk


"Dilihat dari undang-undang 23 tahun 2014 kewenangan peredaran barang/makanan itu kan dari kabupaten/kota telah beralih ke provinsi, sedangkan terkait metrologi dari provinsi menjadi ke kabupaten/kota," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat dihebohkan berita adanya cacing di dalam makanan kemasan kaleng Sarden dan Makarel.

BPOM kemudian melakukan pengecekan di lapangan. Kemudian merekomendasikan untuk melakukan penarikan.

Pemerintah juga berkomentar mengenai temuan cacing dalam makana kaleng ini. Menurutnya, makanan dalam kaleng itu masih aman dikonsumsi asalkan bencar cara mengolahnya. (dri)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved