Tribun Health
Fakta yang Terjadi Saat Wanita Melakukan Hubungan Intim
Ada begitu banyak perubahan lain yang terjadi dalam tubuh wanita selama. . .
Penulis: Fauzie Pradita Abbas | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Pelepasan oksitosin juga dapat menghilangkan perilaku motivasi serta keinginan untuk makan.
Oksitosin juga mampu melawan kecemasan dan depresi dengan menurunkan konsentrasi kortisol, yang terkenal karena perannya dalam meningkatkan lemak dan keinginan untuk mengonsumsi karbohidrat.
Meningkatkan kadar testosteron
Meskipun umumnya kita tahu bahwa perlu testosterone untuk memiliki libido, namun itu juga dapat bekerja sebaliknya.
Fungsi seksual tidak bekerja seperti otot, jika tidak digunakan maka kita akan kehilangan.
Meski banyak penelitian menunjukkan peningkatkan testosteron pada wanita setelah berhubungan, namun beberapa menunjuk pada hubungan antara testosterone, orgasme, hasrat seksual, dan komitmen berhubungan pada wanita.
Ketika mendapatkan keseimbangan yang tepat, hormone ini akan meningkatkan hasrat seksual, memberikan daya tarik seksual yang lebih, meningkatkan mood dan memori, hingga mencegah lemak di perut.
Membantu tidur lebih baik
Kemampuan oksitosin untuk mengurangi tingkat kortisol dapat menciptakan perasaan relaksasi dan bahkan mengantuk.
Vasopressin, bahan kimia yang berhubungan dengan tidur juga dilepaskan selama orgasme.
Karena oksitosin yang terletak di inti paraventricular di hipotamalus, area otak yang sangat penting dalam mengatur tidur dan gairah, dimana memungkinkan seseorang terpengaruh untuk mengantuk.
Peningkatan penciuman
Orgasme juga melepaskan hormone yang disebut prolaktin, yang menyebabkan sel-sel induk di otak untuk mengembankan neuron baru di bola penciuman di dlaam otak.
Pada wanita, prolaktin diketahui meningkat setelah berhubungan seksual, selama kehamilan, dan saat menyusui.
Mengatasi peradangan dan meningkatkan kehidupan sosial
Kita mungkin sudah tahu bahwa kehidupan seksual yang sehat dapat membantu mengurangi stres.
Bahkan ada manfaat yang lebih besar dari oksitosin, seperti menurunkan tekanan darah dan meningkatkan pencernaan.
Sebuah studi dari Concordia pula menunjukkan bahwa oksitosin membuat seseorang merasa lebih sosial, meningkat kepercayaan serta ikatan dengan orang lain.