Sungai Cikidang dan Citanduy Meluap, Empat Dusun di Kabupaten Tasikmalaya Terendam

"Angka tersebut akan terus bertambah, karena saat ini masih dilakukan pendataan, diperkirakan ada sekitar dua ribu warga

Sungai Cikidang dan Citanduy Meluap, Empat Dusun di Kabupaten Tasikmalaya Terendam
tribunjabar/isep heri
Ditengah guyuran hujan, sejumlah petugas sedang bersiap di depan kantor BPBD Kabupaten Tasikmalaya sebelum berangkat ke Kecamatan Sukaresik untuk menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak luapan sungai Citanduy dan Cikidang, Jumat (23/2/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Warga terdampak luapan Sungai Cikidang dan Citanduy akibat tingginya curah hujan di Tasikmalaya, sejak kemarin hingga Jumat (23/2/2018) malam ini, bertambah jadi empat dusun.

Empat dusun itu adalah, Mekarsari, Hegarsari, Bojongsoban, dan Cicalung yang berada di Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya.

Berdasarkan keterangan Anggota Pusdalop BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Kurnia Trisna, dari 933 jiwa warga yang terdampak, sebagian warga hingga malam ini masih bertahan di rumah masing-masing.

Baca: Istri Jual Suami dan Wanita Selingkuhan di Situs Belanja Online, Deskripsi Iklannya Sungguh Menohok

"Angka tersebut akan terus bertambah, karena saat ini masih dilakukan pendataan, diperkirakan ada sekitar dua ribu warga yang terdampak luapan kedua sungai tersebut," ujar Kurnia saat ditemui di Kantor BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (23/2/2018) malam.

Menurutnya sebagian warga sudah dievakuasi ke beberapa titik, di antaranya ke Puskesmas setempat dan balai desa.


"Masih banyak warga yang menolak dievakuasi petugas dan bertahan di rumah mereka yang terendam, karena mereka merasa bencana tersebut biasa terjadi di tempatnya," ujarnya.

Berdasarkan laporan petugas BPBD di lapangan, ketinggian air yang menggenangi keempat dusun tersebut hingga 75 bahkan ada yang mencapai satu meter.

Dikabarkan pula aliran listrik di keempat dusun di Kecamatan Sukaresik tersebut masih menyala karena air tidak sampai merendam atap rumah warga.


Kurnia menjelaskan, hingga saat ini petugas gabungan yang terdiri petugas BPBD Kabupaten Tasikmalaya dibantu TNI, Polri dan sejumlah relawan sudah bersiaga di lokasi sejak pukul 14.00 WIB.

Selain itu BPBD Kabupaten Tasikmalaya sudah mengirimkan tiga perahu karet dan satu perahu mesin untuk menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak yang masih bertahan di rumahnya masing-masing.

"Saat ini bantuan logistik kebutuhan pokok masih dialirkan ke rumah-rumah warga, bantuan air bersih juga, dan rencananya akan membuka dapur umum di rumah seorang kepala dusun yang kebetulan rumahnya bertingkat," jelasnya.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved