Jumat, 17 April 2026

Jokowi: Urus Citarum Jangan Lagi Berbelit! - Luhut: Tindak Langsung Pelanggar

Presiden Jokowi menegaskan, penanganan Citarum sudah sangat mendesak. Para menteri yang terkait sudah diinstrusikan tidak berbelit dan birokratis.

Penulis: Theofilus Richard | Editor: Dedy Herdiana
Tribunjabar/Theofilus Richard
Presiden Jokowi bersalaman dengan Pemred Tribun Jabar, Yusran Pare di acara Rapat Terbatas Soal Revitalisasi Sungai Citarum di Graha Riksa Praditi Puslitbang Permukiman Badan Litbang Pekerjaan Umum, Jalan Turangga, Bandung, Selasa (16/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard dan Yusran Pare

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Presiden Joko Widodo menegaskan, penanganan Citarum sudah sangat mendesak.

Para menteri yang terkait sudah diinstrusikan untuk tidak lagi berbelit dan birokratis.

Semua pihak, termasuk masyarakat, harus terlibat karena ini masalah bersama.

“Serahkan (masalah ini) pada kepemimpinan yang jelas,” katanya dalam pertemuan dengan 45 tokoh masyarakat di  Graha Wiksa Praniti, Bandung, Jawa Barat, Selasa, (16 /1/2018), beberapa saat setelah melakukan rapat terbatas di tempat sama.

Baca: Inilah Potret Ridho Ekasari, Istri Politisi Idrus Marham yang Cantiknya Tak Kalah Seperti Selebriti

Pernyataan itu dikemukakan menanggapi usulan Iwan Abdulrachman (Abah Iwan), tokoh pencinta lingkungan yang menyampaikan perlu adanya satu komando, kepemimpinan yang jelas dalam menangani persoalan Citarum.

“Ini yang ditunggu-tunggu! Ini waktunya untuk memberi kepercayaan kepada segenap pihak yang terlibat. Dari atas sampai ke bawah, sesuai peran masing-masing,” ujar Iwan.

Ia mengapresiasi langkah Panglima Kodam III/Siliwangi yang menginisiasi gerakan terintegrasi ini.


Saat membuka pertemuan ini, presiden mengingatkan kembali betapa pentingnya peran Citarum, dan karena itu pemeliharaan serta rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS)-nya tidak bisa ditunda lagi.

Rapat terbatas pembahasan Revitaliasi Sungai Citarum, Graha Riksa Praditi Puslitbang Pemukiman Badan Litbang Pekerjaan Umum, Jalan Turangga, Bandung, Selasa (16/1/2018).
Rapat terbatas pembahasan Revitaliasi Sungai Citarum, Graha Riksa Praditi Puslitbang Pemukiman Badan Litbang Pekerjaan Umum, Jalan Turangga, Bandung, Selasa (16/1/2018). (Tribun Jabar/Theofilus Richard)

“Kami sudah 14 kali rapat membahas Citarum dari berbagai aspek, sampai ke hal-hal teknis,” tambahnya.

Kesimpulannya tetap, yakni Citarum sudah kritis dan karena itu harus segera ditangani.

Baca: Ini Janji Pemain Bandung bank bjb Pakuan yang Cantik-cantik Soal Target di Proliga 2018

Pemerintah sudah membentuk skema penanganan Citarum secara terintegrasi.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved