Begini Proses Pembuatan Kerupuk Dorokdok, Ada 3-4 Hari yang Paling Menentukan Kualitas
Kulit-kulit itu dijemur selama tiga hingga empat hari, tahap yang paling menentukan kualitas kerupuk kulit.
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNJABAR.CO.ID, GARUT- Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Kabupaten Garut tanpa membeli kudapan khasnya, kerupuk dorokdok.
Kerupuk dorokdok ini merupakan salah satu jenis makan yang berbahan dasar dari kulit sapi atau kulit kerbau.
Masyarakat Jawa biasa menyebutnya dengan nama kerupuk rambak.
Dibandingkan dengan kerupuk lainnya, proses pembuatan kerupuk dorokdok ini relatif memakan waktu yang cukup lama, yaitu selama 7-12 hari.
Mempelai Pria yang Pingsan di Pelukan Mantan Punya Masa Lalu Memilukan, Cinta Kandas Tak Dapat Restu https://t.co/NhwBojU8eC via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) January 12, 2018
Pertama, setelah mendapatkan kulit yang diinginkan, kemudian kulit yang sudah bersih tersebut ditaburi garam dan didiamkan selama dua hingga tiga hari.
Setelah tahapan proses itu, kemudian kulit-kulit tersebut masuk ke dalam pemotongan, biasanya potongan kulit tersebut kira-kira sepanjang 10 sentimer dan lebar 3 sentimeter.
Kulit-kulit itu dijemur selama tiga hingga empat hari, tahap yang paling menentukan kualitas kerupuk kulit.
Setelah benar-benar kering, kulit-kulit tersebut digoreng ke dalam minyak panas.
Baca: Harga Tiket Timnas Indonesia vs Timnas Islandia Terbilang Mahal, Ini Alasan PSSI
"Untuk mendapatkan kerupuk dorokdok yang bagus, digoreng nya harus dua kali," kata seorang perajin kerupuk dorokdok Firwan Setiawan, di Kampung Sukaregang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jumat (12/1/2018).
Firwan mengatakan, proses penggorengan, dorokdok tersebut masuk ke dalam tahap pengemasan.
"Dorokdok siap dipasarkan ke beberapa tempat sentra oleh-oleh di Kabupaten Garut," ujarnya.
Deddy Corbuzier Sebut Hal Ini Jadi Alasan Ahok Gugat Cerai Vero: Orang Pintar Pilih Hidup Single https://t.co/gZCeIq7yKA via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) January 12, 2018
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kerupuk-dorokdok_20180112_200212.jpg)