Rabu, 8 April 2026

Antisipasi Kecelakaan pada Libur Tahun Baru, Petugas Cek Kelayakan Angkutan Umum

"Banyak kejadian bus masuk jurang. Bodinya baru, tapi mesin lama. Makanya kami cek nomor mesin dan rangka," kata Kapolres Garut

Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Yudha Maulana
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna bersama Kepala Terminal Guntur, Sofyan melakukan pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan bus Primajasa jurusan Garut-Jakarta di Terminal Guntur, Selasa (19/12/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.CO.ID, GARUT -  Petugas dari Polres Garut dan Dinas Perhubungan Kabupaten Garut juga memeriksa kelayakan bus di Terminal Guntur. Sebelumnya, petugas gabungan juga melakukan tes urine kepada sopir truk dan elf.

Bus yang akan mengangkut penumpang ke sejumlah daerah diperiksa kelengkapan surat dan kelayakan kendaraan. Menjelang libur panjang akhir tahun, jumlah penumpang diprediksi akan mengalami lonjakan.

"Pengecekan hasilnya cukup lumayan. Kami lakukan sesuai arahan dari pimpinan menghadapi libur natal dan tahun baru," ujar Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, Selasa (19/12/2017).

Baca: Regenerasi Tim yang Baik, Buat Tim Football Flag Unpad Juara Regional

Pemeriksaan bus tersebut, lanjutnya, agar tak terjadi kasus kecelakaan di jalan. Pihaknya ingin momen libur panjang berjalan lancar dan aman.

"Tadi dicek surat-suratnya lengkap, tak ada masalah. SIM, STNK, KIR, dan trayek sudah semua dibawa," katanya.

Baca: Victor Igbonefo Penyebab Purwaka Yudhi Tinggalkan Persib Bandung?

Budi menambahkan, setiap bus juga diperiksa nomor rangka dan mesin. Menurutnya, banyak kecelakaan yang dialami bus karena perbedaan antara nomor mesin dan rangka.

"Banyak kejadian bus masuk jurang. Bodinya baru, tapi mesin lama. Makanya kami cek nomor mesin dan rangka. Soalnya kan orang enggak mau rugi. Bus kelihatan baru, padahal mesin lama," ucapnya.

Kepala Terminal Guntur, Sofyan, menyebut indikasi kendaraan yang tak layak jalan belum ditemukan. Bus pun menggunakan ban original.

"Kalau ada yang pakai ban vulkanisir (ban daur ulang), bisa kelihatan. Ban vulkanisir itu juga cuma buat ban cadangan saja. Dipakai saat darurat," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved