Gempa di Selatan Jawa
Pemkab Siapkan Dana BTT Untuk Perbaikan Rumah Akibat Gempa
Pemerintah Kabupaten Garut telah mendata dampak pascagempa bumi Jumat (15/12/2017) tengah malam.
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman WIjaksana
TRIBUNJABAR.CO.ID, GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut telah mendata dampak pascagempa bumi Jumat (15/12/2017) tengah malam.
Ratusan rumah di sembilan kecamatan dilaporkan mengalami rusak ringan sampai berat.
Baca: Mantan Penyanyi Cilik Dea Ananda Ajak Penonton Bernostalgia di Festival Film Jawa Barat 2017
Bupati Garut, Rudy Gunawan, menyebut kerusakan yang terjadi tidak terlalu parah. Masyarakat hanya panik karena sempat dikeluarkannya status waspada tsunami di selatan Garut.
"Lebih dari 100 rumah rusak ringan sampai berat. Fasilitas publik juga ada yang rusak ringan seperti di RSU Pameungpeuk. Tapi tidak mengganggu aktivitas pelayanan," kata Rudy di Limbangan, Minggu (17/12/2017).
Sebut Taqy Malik Beri Perhatian pada Wanita Lain, Salmafina Akhirnya Akui Dirinya Sudah Diceraikan https://t.co/igSELOGnvC via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) December 17, 2017
Meski dampaknya berada di sembilan kecamatan, namun Pemkab tak mengeluarkan status tanggap darurat. Pasalnya kerusakan yang terjadi tidak terlalu besar.
"Dana BTT (Biaya Tak Terduga) bisa dikeluarkan walau tak tanggap darurat. Besok akan kami rapatkan dan ditinjau dulu soal BTT untuk perbaikan rumah rusak," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rudy-gunawan_20171130_153043.jpg)