Rabu, 8 April 2026

Orang Dalam Usia Produktif Lebih Rentan Terjangkit Virus HIV dan AIDS

Menurut Kepala DP2KBP3A Kabupaten Bandung, Hendi Aryandi Purwanto, usia produktif yang dimaksud yakni adalah usia 21 hingga 29 tahun.

Editor: Jannisha Rosmana Dewi
TRIBUNJABAR.CO.ID/HAKIM BAIHAQI
Sosialisasi dalam rangka Peringatan Hari AIDS Sedunia Tingkat Kabupaten Bandung bertema "Hak Saya untuk Sehat" di Graha Wirakarya, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Kamis (14/12/2014). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan, Perempuan, Perlindungan dan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung, menyebutkan bahwa usia produktif rentan terjangkit virus HIV dan AIDS.

Hal ini dikarenakan orang dalam usia produktif lebih mudah terpengaruh hingga terjerembab ke dalam pergaulan bebas.

Menurut Kepala DP2KBP3A Kabupaten Bandung, Hendi Aryandi Purwanto, usia produktif yang dimaksud yakni adalah usia 21 hingga 29 tahun.

Hendi mengatakan, virus HIV dan AIDS dapat menular pada orang dalam usia produktif akibat penggunaan narkoba dengan cara disuntik dan seks bebas.

"Akibat pergaulan yang tidak terkontrol, menyebabkan remaja harus mengidap penyakit tersebut," kata Hendi seusai acara sosialisasi peringatan Hari AIDS Sedunia Tingkat Kabupaten Bandung.


Dalam peringatan Hari AIDS Sedunia Tingkat Kabupaten Bandung, DP2KBP3A gelar sosialisasi yang diikuti oleh ratusan pelajar SMA di Graha Wirakarya, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Kamis (14/12/2014).

Menurut data yang berhasil didapatkan Tribun Jabar, pada tahun 2017 pengidap HIV dan AIDS di Kabupaten Bandung saat ini berjumlah 81 orang.

Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan pada tahun 2016 pengidap HIV dan AIDS berjumlah 86 orang.

"Itu yang terlihat di permukaan, mungkin saja angka itu akan lebih banyak jika semua pengidap melaporkan kepada kami," ujarnya.

Hendi mengatakan, alasan mengapa sebagian pengidap tidak melapor dikarenakan penyakit HIV dan AIDS yang mereka idap enggan diketahui oleh masyarakat lainnya.

"Ini akan menyulitkan kami, karena pengidap penyakit ini tidak seperti penyakit pada umumnya," katanya.

Maka dari itu, guna mencegah penyakit HIV dan AIDS semakin menyebar, Hendi mengatakan bahwa pihaknya gencar melakukan penyuluhan kepada masyarakat.

"Tak hanya sosialisasi saja, kami juga telah mengampanyekan pencegahan melalui stiker ke seluruh penjuru Kabupaten Bandung," ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved