Tribun Health

Semua Perokok Bakal Terkena Kanker Paru-paru? ini Jawaban Dokter

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, pada tahun 2015 terdapat hampir 1,7 juta orang yang. . .

Semua Perokok Bakal Terkena Kanker Paru-paru? ini Jawaban Dokter
NET
Ilustrasi 

TRIBUNJABAR.CO.ID - Kanker paru merupakan penyakit kanker yang paling banyak terjadi.

Tak hanya di Indonesia, kondisi tersebut juga berlaku di dunia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, pada tahun 2015 terdapat hampir 1,7 juta orang yang didiagnosis mengidap kanker paru.

Studi Globocan pada tahun 2012 juga mencatat bahwa kanker paru menjadi penyebab utama kematian akibat kanker pada pria.

“Kalau ada 10 orang yang didiagnosis mengidap kanker paru, delapan orang meninggal pada tahun itu juga. Itulah kenapa kanker paru disebut kanker yang mematikan. Karena umumnya di seluruh dunia, kanker paru ketemunya sudah stadium lanjut jadi tidak bisa dilaksanakan terapi secara maksimal,” kata dr Elisna Syahruddin SpP(K) PhD di Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2017).

Elisna mengatakan, terdapat beberapa faktor risiko penyebab kanker paru. Seseorang yang berumur lebih dari 40 tahun punya risiko yang lebih tinggi.

Lalu, diperkirakan juga 40 orang per 100.000 penduduk berisiko terkena penyakit ini.

Namun, usia pengidap kanker paru semakin muda. Bahkan, kini sering ditemukan pengidap yang masih berusia 30-an tahun.

Menurut Elisna, selalu ada potensi tumbuhnya sel kanker paru di dalam tubuh manusia. Namun, hal itu bisa disembuhkan oleh tubuh dengan sendirinya.

Setiap waktu, manusia menarik dan mengeluarkan nafas. Dalam momen tertentu terdapat mukosa atau selaput lendir di saluran pernafasan dari hidung hingga ke bronkus yang rusak. Kalau jumlahnya sedikit, tubuh masih bisa memperbaikinya.

“Kalau ada yang slip, dia menjadi tidak normal, yaitu bibit-bibit kanker. Tapi tidak segampang itu menjadi kanker. Ada mekanisme tubuh sendiri untuk menghilangkan yang tidak normal tadi. Maka tidak semua orang terkena kanker,” kata Elisna.

Halaman
12
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved