Selasa, 5 Mei 2026

Dapat Bantuan Renovasi Rutilahu, Warga: Sekarang, Kamar Mandi di Dalam Rumah

Memang bantuannya enggak mencukupi, Rp 15 juta enggak cukup sampai segini tapi itu meringankan

Tayang:
Penulis: Theofilus Richard | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Tribun Jabar/Theofilus Richard
Wagub Jawa Barat, Deddy Mizwar, mengunjungi rumah Ujang Jek di Desa Sudi, Kecamatan Ibun, Majalaya, Kabupaten Bandung, Jumat (17/11/2017). 

Ujang Jek mengatakan, sebelum rumahnya direnovasi, kamar tidur di dalam rumah hanya berukuran sekira dua meter kali dua meter.

Jika ingin mandi atau buang air, Ujang Jek harus berjalan sekira 10 meter dari rumahnya ke jamban.

“Dulu semua enggak enak, kamar mandi enggak ada. Dulu, kamar tidur hanya dua meter tapi sekarang sudah besar, ada dapur. Kalau ke kamar mandi, kami ke sana, ke luar, sekarang kamar mandi di dalam rumah,” kata Ujang Jek.

Baca: Ini Reaksi Aa Gym Saat Ditanya tentang Pencalonannya di Pilgub Jabar

Sehari-hari, Ujang Jek bekerja sebagai penjaga keamanan di sebuah sekolah.

Ia tinggal di rumah bersama istri, empat anak, dan terkadang dua cucunya menginap di rumahnya.

Ia mulai merenovasi rumah bermodalkan bantuan BSPS sekira bulan Agustus 2017.

Dalam waktu satu bulan, rumahnya selesai direnovasi berkat BSPS dan gotong royong warga.


Kepada Desa Sudi, Zamzam, mengatakan biaya rata-rata renovasi satu rumah tidak layak huni adalah sebesar Rp 25-40 juta.

Banyak warga yang ikut menyumbang material dan tenaga.

Selain Ujang Jek, kata Zamzam, ada sekira 75 unit rumah di desanya yang telah menerima program BSPS.

Ke depan, ia mengatakan akan ada beberapa rumah lagi yang diajukan untuk diberikan bantuan BSPS Kementerian PU atau Program Rutilahu Pemprov Jawa Barat. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved