Sabtu, 30 Mei 2026

Keren Abis! Album Keenam Forgotten Dikupas Tuntas di Hearing Session

Sosok yang dihadirkan pada Hearing Session kali ini adalah Band Death Metal Forgotten yang meresmikan album keenamnya berjudul Kaliyuga.

Tayang:
Penulis: Isa Rian Fadilah | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/ISA RIAN FADILAH
Karinding Attack tampil di Hearing Session yang mengupas band Forgotten dengan album barunya di Kantination Rumah The Panas Dalam Jalan Ambon, Kota Bandung, Jumat (10/11/2017). 

Bagi pencinta musik metal, album terbaru Forgotten tentunya sangat penting untuk dibahas.

Karina Supriaman sebagai jurnalis DCDC pun mengatakan, album keenam Forgotten ini penting dikupas di Hearing Session karena setiap unsur yang ada di dalam album ini memiliki keunikan daya tarik tersediri.

Lirik dalam album Kaliyuga pun, lanjut Karina, perlu dikaji ulang.

"Mereka dari dulu terkenal punya lirik yang provokatif. Kalau didengar selintas saja akan menimbulkan multitafsir. Dengan Hearing Session, pesan yang mau disampaikan Forgotten dalam album baru ini bisa tersampaikan," ucapnya.

Setiap album Forgotten selalu memiliki konsep-konsep yang merefleksikan keadaan sosial.

Ia berharap Hearing Session ini dapat menyampaikan semua pesan yang dimaksud dalam album tersebut.

Ebenz Burgerkill yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, album Kaliyuga milik Forgotten merupakan salah satu album yang paling ditunggunya dari jajaran band metal Indonesia.

Forgotten, dimata Ebenz, selalu punya materi menarik baik musikal maupun lirik. 

"Rasanya spesial bisa mendengar lagi Forgotten setelah lama istirahat. Saya sama Forgotten sudah kaya keluarga sendiri karena dari saya belasan tahun sudah kenal mereka, ada ikatan batin yang kuat," ucapnya.

Menurutnya, Forgotten selalu punya album menarik disimak. Ia berharap Forgotten bisa tampil lebih sering lagi.

"Hearing Session ini acara keren, ada upaya regenerasi untuk kedepannya apa yang dilakukan Forgotten di acara ini. Acara ini harus terus dibudayakan," katanya.

Dalam Hearing Seassion tersebut juga terungkap, secara komposisi lagu, album Kaliyuga menjadi sangat berbeda dibanding dengan album Forgotten sebelumnya.

Musik dalam album ini lebih memilih nada dan perpindahan bar yang progresif dengan teknik ketukan drum yang agresif.

Agar pendengar setia mereka tidak kehilangan jejak dengar mereka, maka di album Kaliyuga ini Forgotten kembali merekam ulang dua buah lagu dari album Obsesi Mari.

Penggarapan artwork sampul depan album Kaliyuga dipercayakan pada seniman gambar Morrg (Rajasinga), yang memang secara individu memahami betul musik dan karakter Forgotten. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved