Tiba-tiba Saja Api Berkobar di Halaman Mal BIP, Karyawan Berlarian Ikut Padamkan Api

Kondisi ini menjadi perhatian pengelola mal Bandung Indah Plaza (BIP) dan Istana Plaza (IP).

Tiba-tiba Saja Api Berkobar di Halaman Mal BIP, Karyawan Berlarian Ikut Padamkan Api
Tribun Jabar/Siti Fatimah
Seorang karyawati mencoba memadamkan api pada kegiatan simulasi kebakaran yang digelar Mall BIP bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung di pelataran BIP, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Rabu (1/11/2017). 
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.CO. ID, BANDUNG - Pengamanan di mal mutlak dilakukan.
Hal ini penting mengingat keberadaan mal mengundang banyak pengunjung setiap harinya.
Terlebih, saat ini potensi kebakaran banyak terjadi dalam setiap waktu. 
Kondisi ini menjadi perhatian pengelola mal Bandung Indah Plaza (BIP) dan Istana Plaza (IP).

Untuk mengantisipasi kebakaran, pihak mal melakukan simulasi kebakaran bekerjasama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung di pelataran BIP, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Rabu (1/11/2017). 
Mal Director Bandung Indah Plaza dan Istana Plaza, Didie S Markibah mengatakan, pihaknya sangat konsen dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung BIP. Salah satunya dengan meningkatkan kesiagaan jika suatu saat terjadi kebakaran. "Kami sangat menghargai nyawa pengunjung kami," kata Didie.   
Kegiatan simulasi ini, kata Didie, menjadi agenda wajib dan rutin yang dilakukan. Pihaknya sangat menekankan pentingnya kesiagaan dalam menghadapi peristiwa tersebut.
Standarisasi keamanan gedung dan ketersediaan alat pengamanan menjadi hal utama yang dipenuhinya. 
Setiap ruangan di BIP, kata Didie, telah dilengkapi dengan sensor dan alat pemadam api. Sellao itu, setiap tenant di BIP pun telah memiliki alat pemadam api ringan (APAR). "Kami mewajibkan setiap tenant memiliki APAR," ujarnya.
Tidak hanya itu, melalui simulasi ini pun, pihaknya berharap karyawan di setiap tenant memiliki pengetahuan terkait pengamanan saat terjadi peristiwa tersebut. Setiap karyawan memiliki pengarahan dan pengetahuan terkait langkah-langkah yang harus dihadapi saat menghadapi kebakaran.
"Jika terjadi kebakaran, tim tanggap darurat harus di-support oleh karyawan tenant. Bagaimana evakuasinya. Jadi suasana panik bisa kita hindari, karena tenant sudah siap semuanya," katanya.
Setiap karyawan, kata dia, harus dibiasakan menghadapi peristiwa tersebut. Hal ini sangat penting mengingat petugas pemadam kebakaran tidak mungkin hadir tepat waktu untuk mengatasi.
"Mereka harus dibiasakan, agar pada saat terjadi, mereka sudah biasa. Pemadam ditelepon, belum tentu datang. Otomatis kita harus punya tanggap darurat," katanya.

Ia menambahkan, kesiagaan ini menjadi syarat mutlak yang ditetapkan pemerintah kepada setiap tempat-tempat hiburan dan belanja.
Terlebih Pemkot Bandung mewajibkan pengamanan di setiap gedung. Selain bahaya kebakaran, BIP dan IP juga mengantisipasi bahaya-bahaya lain, seperti kerusuhan, teroris dan gempa. (tif) 
Penulis: Siti Fatimah
Editor: Fauzie Pradita Abbas
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved