Olahraga = Sehat + Ngilangin Stres
SOBAT milenial, olahraga merupakan bentuk aktivitas fisik yang terencana dan terstruktur. Olahraga yang dilakukan . . .
TRIBUNJABAR.CO.ID - SOBAT milenial, olahraga merupakan bentuk aktivitas fisik yang terencana dan terstruktur.
Olahraga yang dilakukan remaja merupakan kegiatan wajib di sekolah.
Manfaat olahraga pada remaja adalah membantu mengoptimalisasikan pertumbuhan dan melenturkan tubuh, membantu dalam perkembangan keterampilan fisik, sebagai latihan, bersenang senang, belajar untuk bermain secara adil, serta meningkatkan kepercayaan diri.
Baca: Kreatif, Kumpulan Anak Muda Bandung Ini Ciptakan Komposisi Musik Perkusi Sendiri
Selain itu berolahraga juga dapat meningkatkan perkembangan emosional, keterampilan dan kecakapan hidup.
Remaja disarankan untuk berolahraga 35-60 menit setiap hari. Jenis-jenis olahraga untuk remaja:
* Aerobik
Olahraga yang mendorong otot otot besar pada tubuh secara teratur seperti lompat tali dan berlari.
Bulan Madu Selesai, Perubahan Raisa Ini Jadi Sorotan Netizen: Duh Udah Diapain Sama Hamish? https://t.co/ds7FYF9gJK via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) October 8, 2017
* Ketahanan
Olahraga yang mendorong penggunaan otot dengan tujuan untuk melatih dan memperkuat otot.
* Penguatan tulang
Olahraga yang difokuskan untuk memberi beban pada tulang guna mendorong pertumbuhan dan perkembangan tulang yang kuat dan sehat.
Hal yang harus diperhatikan adalah remaja itu individu yang akan berkembang menuju ke arah kedewasaan.
Oleh karena itu pada saat berolahraga hendaknya dikelompokkan menurut tingkat maturitas dan postur tubuhnya, bukan berdasarkan usia.
Selain pengelompokkan sesuai postur tubuh, remaja juga diajarkan mengenai sportivitas dalam olahraga, kadang diperlukan kegiatan observasi atau menonton olahraga bersama dengan orang tua atau pembimbing, apabila ada sikap yang buruk seperti tidak sportif, diskusikanlah mengenai hal tersebut dengan baik dan bagaimana sebaiknya.
Oya, bagi kalian sobat milenial, selain berolahraga, ada juga tip lain biar sehat di usia remaja.
* Kontrol pola makan
Mengonsumsi berbagai makanan yang mengandung kalori cukup tinggi ditambah kurangnya aktivitas berolahraga yang cukup, dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/remaja-bicara-senam-taichi-aerobik_20171008_114348.jpg)