Kuliner Bandung
Sarapan Pagi dengan Lontong Sayur Padang di Tepi Jalan Dipatiukur
Di Jalan Dipatiukur, ada satu kedai yang menjajakan lontong khas Minangkabau, yang sangat jarang ditemui di Bandung.
Penulis: Fasko dehotman | Editor: Jannisha Rosmana Dewi
Uniknya lagi, menikmati lontong sayur padang ini, dilengkapi dengan kerupuk merah yang konon dimasak tanpa menggunakan minyak, namun menggunakan pasir.
Alhasil, sering orang menyebutnya kerupuk melarat.
Selain itu, di sini juga tersedia keripik singkong khas Minangkabau sebagai pelengkap makan lontong sayur ini.
Tidak lupa, sajian sambal merah dengan ukuran potongan cabai rawit merah lebih besar.
Sehingga memberikan sedikit sensasi asam, menambah kekayaan rasa sajian lontong sayur ini.
Menu favorit lain disini selain lontong sayur adalah adalah Teh Talua.
Teh ini merupakan campuran antara teh dan telur bebek.
Teh talua ini dikenal juga sebagai minuman penambah energi khas Minang.
Konon, bagi anda penikmat teh talua, kenikmatan rasa teh telur Kedai Lontong Sayur Dipatiukur ini rasanya juara banget.
Uniknya, mereka tidak menggunakan mixer biasa untuk mencampur teh, susu dan telur.
Namun, menggunakan modifikasi mesin bor yang biasa dipakai tukang bangunan, sehingga menjadi alat pengocok telor berkecepatan tinggi.
Putaran yang tinggi membuat campurannya lebih cepat dan ditandai dengan buih yang keluar hasil pencampuran.
Teh telur terbuat dari telur bebek dan gula yang dikocok di gelas sampai berbuih.
Lalu ditambahkan teh yang diseduh menggunakan air panas mendidih.
Cocok untuk sarapan guna menyambut aktifitas sepanjang hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sajian-menu-lontong-sayur-padang-lengkap-dengan-kerupuk-merahnya_20170822_115348.jpg)